Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Tarian Bhayangkara Wilwatikta, Kolaborasikan Polisi dan Seniman
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tari kolosal Bhayangkara Wilwatikta dipentaskan usai apel HUT Bhayangkara ke-76 di Halaman Polres Gianyar, Selasa (5/7). Kolaborasi penari dari ratusan personel Polres dan seniman menceritakan sinergi kemanunggalan Gajahmada dan Kebo Iwa demi terwujudnya Nusantara.
Arsitek tarian, Made Sidia menyatakan tari kolosal ini digagas oleh Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana Sebagai seniman dirinya bersama seniman lainnya yakni Nyoman Sira dan Yantu Prabawa.
“Kami mendukung program pemerintah dan Polri. Karena tanpa rasa aman kita tidak bisa berkesenian,” ujarnya.
Tarian bercerita tentang Mahapatih Gajah Mada dengan Mahapatih Kebo Iwa yang telah punya visi misi sama menyatukan Nusantara. Berarti, sejak jaman Majapahit sudah didengungkan bagaimana seharusnya bisa bersatu dalam keberagaman. Karena hanya dengan persatuan lah Indonesia bisa tangguh.
Baca juga:
Menyimak Sosok Samar di Karya Seni Made Kaek
“Dalam tarian ini, seniman dan personel Polres Gianyar bisa bersatu untuk mengilhami tegaknya Nusantara,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP I Made Bayu Sutha Sartana mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang bersama-sama mensukseskan HUT ke-76 Bhayangkara.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya di hari Bhayangkara ke-76 ini. Kiranya Polres Gianyar tetap menjadi pelindung, pengayom dan pelayan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gianyar,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 929 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 772 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 586 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 549 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik