Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Tetap Fit Hadapi Perubahan Cuaca, Kenali Gejala Dehidrasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dokter umum yang berpraktik di RSUD Koja, Tanjung Priok, Siti Rosidah berpesan, baik pada musim hujan maupun musim panas, tubuh harus mendapatkan asupan cairan yang cukup.
"Intinya jangan sampai dehidrasi karena kalau sudah dehidrasi bisa timbul demam dan tubuh bisa lemas. Apalagi di masa pandemi COVID-19 dengan cuaca tidak menentu," terang Siti Rosidah.
Baca juga:
7 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini
Dehidrasi terjadi saat tubuh menggunakan atau kehilangan lebih banyak cairan daripada cairan yang masuk. Tubuh tidak memiliki cukup air dan cairan lain untuk menjalankan fungsi normalnya. Jika Anda tidak mengganti cairan yang hilang maka Anda akan mengalami dehidrasi.
Rasa haus tidak selalu menjadi indikator awal saat tubuh kekurangan cairan. Sebagian besar orang, terutama orang dewasa yang lebih tua, tidak merasa haus sampai mereka mengalami dehidrasi. Itulah alasan, penting untuk menambah asupan air saat cuaca panas atau saat Anda sedang sakit.
Selain tak melulu perkara haus, tanda dan gejala dehidrasi juga bisa jadi berbeda bergantung usia. Pada bayi atau anak kecil gejalanya dapat berupa mulut dan lidah kering tidak ada air mata saat menangis, mata dan pipi cekung dan, lesu.
Sementara pada orang dewasa, tanda dehidrasi antara lain haus yang ekstrem, jarang buang air kecil, urin berwarna gelap, lelah, pusing dan bingung.
Di sisi lain Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Bluetail Medical Group, Naples, Florida, Amerika Serikat, Luga Podesta menuturkan gejala lain dehidrasi yakni tubuh menggigil
"Kondisi ini terjadi karena tubuh mulai membatasi aliran darah dalam kulit," tutur Podesta dikutip dari Health.
Air memiliki sifat menahan panas, jadi jika Anda terhidrasi maka tak akan mudah kedinginan bahkan ketika berada di lingkungan yang dingin sekalipun.
Agar tubuh tak mengalami dehidrasi, Rosidah menyarankan asupan air putih delapan gelas per hari. Namun, jumlah asupannya bisa lebih dari itu jika Anda melakukan aktivitas fisik yang lebih banyak.
Selain asupan air putih, menjaga kesehatan tubuh juga menyangkut terpenuhinya kebutuhan tidur per malam. Rosidah menganjurkan Anda tidur sekitar 6 hingga 8 jam (per malam).
"Tidak baik lembur atau tidak tidur malam karena proses detoksifikasi tubuh terjadi pada malam hari oleh organ hati. Jadi jika seseorang sering bergadang bisa bermasalah dengan proses di heparnya (hati)," jelas Rosidah.
Selain itu, lakukan aktivitas fisik seperti olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, lalu lakukanlah pekerjaan yang bisa menambah semangat, mengelola stres, membuat suasana hati menjadi baik, bahagia dan mencukupi asupan makanan sehat.
Baca juga:
Hindari Mencuci Muka Pakai Air Berlebihan
"Batasi jam kerja, jangan over dan melakukan protokol kesehatan melalui 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, serta stay at home," Rosidah mengingatkan. (sumber:cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8326 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5756 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3600 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar