Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5 Penyebab Muncul Jerawat di Usia Dewasa, hormon Berpengaruh

Kamis, 28 Juli 2022, 20:24 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/5 Penyebab Muncul Jerawat di Usia Dewasa, hormon Berpengaruh

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Jerawat tidak hanya terjadi pada orang usia muda saja, tetapi banyak juga mereka yang berusia 30-an hingga 50-an tahun menderita.

Konsultan Dermatologis dan Founder drmanasikin.com, manasi Shirolikar, menjelaskan bahwa jerawat orang dewasa terbagi menjadi tiga jenis, yakni:

Dilansir The Health Site, berikut penyebab jerawat dewasa:

1. Tingkat hormon berfluktuasi

Tingkat hormon yang berfluktuasi atau naik-turun memainkan peran penting dalam pertumbuhan jerawat.

Biasanya ini terjadi pada wanita. Terutama ketika selama siklus menstruasi dan mengalami menopause, atau sebelum maupun menghentikan pil KB mereka.

2. Stres

Menurut penelitian, ketika stres atau peristiwa stres, tubuh memproduksi lebih banyak androgen, sejenis hormon seks yang mempertahankan serta mengatur karakteristik pria dan mengatur fungsi banyak organ.

Androgen merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut di kulit, sehingga menyebabkan lebih banyak minyak, yang pada akhirnya menyebabkan jerawat.

Stres juga membuat kelenjar adrenal menghasilkan lebih banyak kortisol atau hormon stres. Pada akhirnya akan meningkatkan produksi sebum.

3. Efek samping obat

Obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, lithium, antikonvulsan, barbiturat, steroid androgenik, DHEA, inhaler steroid, testosteron, pil KB, dan obat-obatan yang mengandung bromida atau yodium dapat menyebabkan timbulnya jerawat sebagai efek sampingnya.

4. Gaya hidup

Minum berlebihan, merokok, terlalu banyak makan, pola diet serta jadwal tidur yang tidak teratur dapat meyebabkan sistem tubuh kacau dan memicu jerawat dewasa.

5. Riwayat keluarga dan genetika

Jika kerabat dekat, seperti orangtua atau saudara kandung pernah menderita jerawat, kemungkinan besar akan menurun pada anggota keluarga tersebut. Sebab, terkadang jerawat dewasa bisa bersifat genetik.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami