Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster Minta KONI Bali Gelar Event Olahraga Internasional Tiap Bulan

Sabtu, 16 Mei 2026, 10:53 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Koster Minta KONI Bali Gelar Event Olahraga Internasional Tiap Bulan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali, Wayan Koster, meminta kepengurusan KONI Bali periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan I Nyoman Giri Prasta agar aktif menggelar event olahraga bertaraf internasional secara rutin setiap bulan di Bali.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism dunia sekaligus mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus KONI Bali periode 2026–2030 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/5).

Selain mendorong pengembangan sport tourism, Koster juga menargetkan Bali kembali masuk lima besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di NTB-NTT. Sebelumnya Bali berhasil menempati peringkat kelima pada PON XX Papua dan turun ke posisi ketujuh pada PON XXI Aceh-Medan.

“Saya yakin setiap pemimpin memiliki tujuan dan motivasi untuk memajukan organisasi yang dipimpinnya. Sama halnya dengan KONI, saya yakin Giri Prasta yang terpilih memimpin KONI empat tahun ke depan juga memiliki visi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. Besar harapan saya, pada PON 2027 yang akan diselenggarakan di NTB nanti, Bali mampu kembali menduduki peringkat kelima, bahkan lebih tinggi dari itu,” tegas Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya.

Koster meminta jajaran KONI Bali bersama pelatih segera memetakan cabang olahraga potensial yang mampu menyumbang medali emas, perak, maupun perunggu pada PON mendatang.

Menurutnya, perhatian terhadap atlet harus menjadi prioritas, termasuk penyediaan sarana dan prasarana latihan yang memadai melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan CSR.

“Jangan sampai atlet kita melemah karena kurangnya perhatian. Kita bisa bergotong royong untuk memenuhi kebutuhan para atlet, salah satunya melalui pelibatan CSR. Selain itu, GOR Ngurah Rai yang terletak di pusat Kota Denpasar dapat dimanfaatkan sebagai sarana latihan. Karena itu, koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi sangat penting dijaga sebagai bentuk sinergi antara pelatih, atlet, dan kepengurusan KONI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Koster menekankan pentingnya Bali rutin menjadi tuan rumah event olahraga nasional dan internasional berkualitas yang melibatkan atlet dari berbagai negara.

Dengan penyelenggaraan event olahraga secara rutin, Bali diyakini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan alam, tetapi juga sebagai pusat sport tourism dunia.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut mendukung pengembangan sport tourism di Bali. Ia menilai konsep tersebut mampu memberikan dampak besar bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

“Dua hal yang saling menguntungkan ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali ke depan. Sport tourism Bali akan semakin unggul dibanding daerah lain. Para atlet tidak hanya memperoleh pengalaman olahraga yang berkualitas, tetapi juga menikmati keindahan Bali sebagai destinasi pariwisata,” ujarnya.

Ia juga mendorong Bali terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga internasional, termasuk kualitas wasit serta keamanan atlet selama bertanding.

“Hal tersebut akan menumbuhkan kesan positif dan keinginan untuk kembali datang ke Bali,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Bali periode 2026–2030, I Nyoman Giri Prasta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi olahraga Bali sekaligus memperkuat peran KONI dalam pembinaan generasi muda.

“Mengemban tugas sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali, saya menyadari bahwa ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa prestasi olahraga Bali ke tingkat yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, mari kita berkolaborasi menjadikan KONI sebagai organisasi yang membangun daerah melalui 56 cabang olahraga yang dimiliki,” ujarnya.

Menurut Giri Prasta, olahraga tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, integritas, serta menjadi bagian penting dalam industri olahraga modern yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendukung devisa negara.

“Olahraga tidak hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas seseorang. Oleh karena itu, peran KONI sebagai induk organisasi yang membina dan mengembangkan olahraga di Bali sangat penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga memiliki mental kesatria, moral yang kuat, dan berprestasi,” ungkapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami