Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Komnas HAM Gandeng Komnas Perempuan Periksa Istri Sambo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggandeng Komnas Perempuan untuk mendalami dugaan pelecehan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi atau PC oleh Brigadir J.
"Kita berdiskusi dengan Komnas Perempuan untuk minta dukungan Komnas Perempuan terkait penyelidikan dan pendalaman terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa ibu PC," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Senin (8/8).
Damanik mengatakan seseorang yang telah melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual ke penegak hukum harus diasumsikan sebagai seorang korban. Sehingga, Komnas HAM dan Komnas Perempuan akan melakukan pemeriksaan berdasarkan prinsip hak asasi.
Ia juga menyebut ada kemungkinan meminta keterangan Putri untuk melengkapi hasil penyelidikan yang telah dilakukan.
"Agar tindakan lebih profesional kami memutuskan lebih baik mempercayakan Komnas Perempuan yang ranahnya dalam isu kekerasan seksual. Pengalaman mereka lebih jauh, karena kami minta kesediaan Komnas Perempuan bantu penyelidikan dan upaya mencari atau mengungkap masalah ini," ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komnas Perempuan Andi Yentriyani mengatakan pihaknya siap membantu Komnas HAM menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri.
"Komnas Perempuan menyambut baik dan tentunya mendukung upaya dari Komnas HAM untuk mengungkap kasus ini. Termasuk juga mendukung dalam proses pemeriksaan Ibu PC," ujarnya.
Andi menjelaskan pelaporan kasus kekerasan seksual tentu memiliki standar HAM yang perlu diperhatikan. Ini bertujuan agar prosesnya tak menimbulkan dampak buruk.
"Dalam proses kita untuk mendengarkan pelaporan kasus kekerasan seksual, kita perlu memperhatikan standar-standar HAM dan berbagai guidelines agar proses pencarian informasi ini tidak menimbulkan dampak yang buruk," ujarnya.
Sebelumnya, kepolisian mengklaim ada dugaan pelecehan seksual di balik kematian Brigadir J. Polisi menyebut Brigadir J melakukan pelecehan kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawati.
Setelah itu, ada adu tembakan antara Brigadir J dengan Bharada E. Polisi menyebut Brigadir J menembak tujuh kali, sedangkan Bharada E lima kali. Namun, tak ada peluru yang mengenai Bharada E, sedangkan Brigadir J tewas.
Istri Sambo pun telah melaporkan dugaan pelecehan seksual ke Polres Jakarta Selatan. Kasus sempat diambil alih Polda Metro Jaya, namun kini ditangani Bareskrim Polri.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1461 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik