Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Perang dengan Rusia, AS Beri Bantuan Rp14 Triliun ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintahan Amerika Serikat (AS) pimpinan Presiden Joe Biden kembali memberikan bantuan pertahanan kepada Ukraina yang digempur oleh Rusia. Kali ini, bantuan yang diberikan Biden kepada negara itu senilai US$ 1 miliar atau setara Rp14,8 triliun.
Bantuan ini termasuk amunisi untuk senjata jarak jauh dan kendaraan transportasi medis lapis baja. Paket amunisi itu terdiri atas tambahan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi atau HIMARS, Rudal Permukaan-ke-Udara atau NASAMS, serta ada ribuan butir peluru lainnya.
"Kami akan terus berkonsultasi dengan Ukraina dan meningkatkan sistem dan kemampuan tambahan yang tersedia dengan hati-hati dikalibrasi untuk membuat perbedaan di medan perang dan memperkuat posisi akhirnya Ukraina di meja perundingan," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, Senin, dikutip Selasa (9/8/2022).
Dengan adanya tambahan bantuan ini, AS telah memberikan hingga US$ 9,8 miliar atau Rp145 triliun untuk menyokong Ukraina. Beberapa bantuan senjata AS ini dirasa efektif dalam memukul mundur pasukan Rusia.
Salah satu amunisi AS yang cukup berhasil di negara itu adalah HIMARS. Sejauh ini, Washington telah memberikan 16 unit HIMARS ke negara itu dan Kyiv telah berhasil menggempur beberapa gudang persenjataan canggih milik Rusia seperti S-400.
Rusia sendiri menentang manuver AS ini. Moskow mengatakan ini merupakan langkah yang tidak bersahabat terhadap negaranya itu.
Rusia memulai serangannya ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Serangan ini dilakukan untuk melawan bentuk persekusi rezim pemerintahan Ukraina yang dilakukan kepada masyarakat berbahasa Rusia di Timur negara itu.
Selain itu, langkah ini dilakukan Moskow untuk menahan masuknya Ukraina kepada pakta pertahanan pimpinan AS, NATO. Pasalnya, bila Ukraina bergabung, Kyiv dapat menggunakan pasal 5 aliansi itu untuk menyerang beberapa wilayah yang telah dikuasai Rusia sejak 2014 lalu seperti Krimea.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1468 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1106 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 954 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 848 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik