Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menkes Thailand Larang Turis Datang Hanya untuk Ganja

Sabtu, 20 Agustus 2022, 09:25 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/Menkes Thailand Larang Turis Datang Hanya untuk Ganja

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan bahwa turis dilarang datang ke Thailand jika hanya ingin mengonsumsi produk ganja.

Ini karena undang-undang terbaru Thailand mengatur pengguna ganja tidak lagi dianggap kriminal. Apalagi kini penggunaan ganja telah semakin meluas di industri makanan dan minuman.

"Kami tidak menerima turis seperti itu ," ujar Anutin saat ditanya perihal penggunaan ganja medis untuk turis asing, mengutip World of Buzz, Jumat (19/8/2022).

Meski Thailand melegalkan ganja, namun negara gajah putih itu masih memiliki sejumlah aturan ketat terkait ganja, salah satunya dilarang merokok ganja di depan umum.

Ini karena tindakan tersebut dipandang masih ilegal, dan pelakunya terancam hukuman penjara 3 bulan, dan denda 25.000 baht atau setara Rp10 juta.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa negara Thailnad sedang mencoba eksplorasi penggunaan ganja untuk rekreasi, sehingga ada pemahaman yang lebih terkait ganja.

"Itu sangat memungkinkan terjadi dalam waktu dekat," sambung Anutin.

Sementara itu dengan pengesahan undang-undang, maka ganja resmi dihapuskan dari daftar narkotika. Ditambah kini warga Thailand bisa menanam ganja secara legal di pekarangan rumah dan memperjualbelikannya.

Di sisi lain, pemerintah Thailand juga berharap dapat mengembangkan perdagangan ganja lokal sehingga dapat meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata di negara tersebut.

Thailand bahkan memberikan satu juta bibit ganja kepada warga untuk mendorong penanaman secara masif.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami