Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Ketahanan Jantung Bikin Tubuh Lebih Bugar dan Sehat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketahanan kardiovaskular atau jantung merupakan aspek penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Tetapi, masih banyak orang yang tidak tahu cara memiliki kondisi tersebut.
Baca juga:
5 Manfaat Kacang Mete Bagi Kesehatan
"Ketahanan kardiovaskular adalah seberapa baik sistem peredaran darah dan pernapasan tubuh dapat memasok oksigen ke tubuh selama aktivitas fisik yang berkelanjutan," jelas ahli fisiologi olahraga, Brynn Franklin.
Menurut Franklin, semakin baik daya tahan kardiovaskular, maka semakin lama seseorang dapat olahraga aerobik tanpa kelalahan atau perlu memperlambatnya.
Namun, ketahanan ini tidak dapat didapatkan secara instan. Sebab, berlebihan atau terlalu memaksakan justru akan mengakibatkan cedera.
Franklin menyarankan untuk memulainya dari hal kecil, misalnya berlari selama 10 higga 15 menit di minggu pertama.
"Mulainya dengan 10 hingga 15 menit olahraga untuk minggu pertama. Kemudian, secara bertahap tingkatkan dengan memperpanjang jarak, lama waktu, atau kemiringan (medan) dengan menambahkan 10 hingga 20 persen setiap minggu," jelas Franklin, dikutip Live Science.
Kata lainnya, ketahanan kardiovaskular didapat secara bertahap dengan meningkatkan durasi olahraga dari waktu ke waktu, tetapi progresif.
Meski begitu, Franklin menekankan untuk 'mendengarkan tubuh' saat melakukannya, yakni dengan beristirahat ketika merasa tidak cukup kuat untuk melanjutkan.
"Mundur ketika Anda membutuhkan banyak waktu untuk pulih," imbuhnya.
Jenis olahraga apa saja sebenarnya bisa menyebabkan ketahanan kardiovaskular bila dilakukan secara rutin dan progresif. Tetapi Franklin menyarankan untuk melakukan olahraga aerobik, seperti berlari, berjalan, hiking, berenang, bersepeda, mendayung, atau lompat tali.
Terlepas dari jenis olahraga yang dilakukan, yang terpenting adalah menikmatinya.
"Jika tidak enjoy melakukannya, makan tidak akan dilanjutkan dan daya tahan kardiovaskular akan terganggu. Olahraga seharusnya menyenangkan," tandas Franklin.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4572 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2030 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun