Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
'Kiamat' Eropa Makin Ngeri, Swiss Sampe Mohon Ini ke RS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Swiss mengimbau agar setiap fasilitas kesehatan di negara itu melakukan langkah-langkah penghematan energi. Hal ini dilakukan saat negara itu dan negara lainnya di Eropa mengalami krisis energi pasca perang Rusia dan Ukraina.
Fasilitas kesehatan sendiri sebenarnya tidak diwajibkan untuk mengurangi konsumsi listriknya. Namun, Bern menghimbau agar fasilitas itu juga ikut melakukan efisiensi energi.
"Rumah sakit dibebaskan dari kuota listrik dan gas tetapi mereka juga dapat mempertimbangkan bagaimana mereka dapat mengurangi konsumsi listrik mereka," kata Kepala Departemen Energi Federal, Bastian Schwark, kepada surat kabar Swiss Neue Zürcher Zeitung pada hari Rabu, (21/9/2022), yang dikutip Russia Today.
Ia menambahkan bahwa bahkan dalam industri kritis seperti farmasi, langkah-langkah penghematan biaya dapat diterapkan tanpa pemotongan produksi yang signifikan.
"Saat ini, hampir setiap industri membutuhkan pengecualian untuk dirinya sendiri. Tapi ini bukan pendekatan yang tepat. Sebaliknya, setiap industri harus memikirkan apa yang dapat dilakukannya dalam situasi kritis."
"Ini bisa berupa, misalnya, mengurangi jam kerja. Jika ini akan mengurangi konsumsi listrik 10-20% lagi, kami akan menunda pengenalan kuota," tambahnya.
Bulan lalu, Dewan Federal Swiss mengumumkan bahwa mereka berupaya untuk mengurangi penggunaan gas alam di negara itu sebesar 15% dari Oktober 2022 hingga akhir Maret 2023. Keputusan itu dijelaskan sebagai upaya untuk mempersiapkan kemungkinan gangguan pasokan gas dari Rusia.
Pihak Swiss sendiri telah mengembangkan rencana darurat jika terjadi krisis energi jika pasokan gas alam dan listrik menipis. Rencana tersebut mencakup beberapa fase, mulai dari kampanye penghematan energi, hingga penjatahan listrik untuk sekitar 30.000 konsumen energi besar.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4493 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1894 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun