Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Topan Talas Hantam Jepang, 2 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Topan Talas yang menghantam pusat Jepang mengakibatkan aliran air dan listrik padam. Ribuan warga terdampak dari padamnya aliran air dan listrik tersebut.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan Kota Shizouka yang terletak sebelah barat daya Ibu Kota Tokyo, diguyur hujan dengan besaran 200 milimeter dalam 24 jam hingga Sabtu pagi. Angin di pusat Topan Talas bertiup dengan kecepatan sekitar 65 km/jam dengan hembusan puncak sekitar 90 km/jam.
Hujan deras dari badai memicu tanah longsor, termasuk di pegunungan terpencil di Shizuoka, menyebabkan beberapa tiang listrik jatuh dan patah, mengakibatkan sebanyak 120.000 rumah kehilangan listrik.
Utilitas Regional Chubu Electric Power mencatat 2.910 rumah di Shizuoka dan wilayah Gifu masih tanpa listrik.
"Untuk daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau oleh petugas restorasi karena jalan yang tersumbat setelah tanah longsor, kami akan membuat kemajuan sambil menganalisis kondisi tanah longsor," kata pihak utilitas seperti di kutip AFP, Minggu (25/9).
Sekitar 55.000 rumah di Shizuoka tidak memiliki air yang mengalir setelah puing-puing menyumbat saluran masuk air. Pejabat kota bekerja sama dengan penjaga pantai untuk menyediakan air bersih bagi warga.
"Saat ini, kami sedang bekerja untuk menghilangkan puing-puing dari saluran masuk air. Tapi untuk saat ini kami tidak dapat memberikan perkiraan kapan itu dapat dipulihkan," kata pemerintah daerah dalam sebuah pernyataan Minggu pagi.
Topan Talas mengguyur wilayah tersebut dengan curah hujan yang tinggi, memicu banjir dan tanah longsor. Dua orang dilaporkan tewas akibat bencana tersebut.
Pejabat Manajemen Bencana Regional mengatakan seorang pria di Kota Kakegawa, wilayah Shizuoka ditemukan tak bernyawa tertimbun reruntuhan rumahnya akibat longsor pada Sabtu (24/9).
"Laki-laki lain di Kota Fukuroi menjadi korban saat sedang mengemudi ke rumahnya pada Sabtu. Saat itu permukaan air naik dan kendaraannya tampaknya berhenti. Dia diyakini telah meninggal," kata pejabat itu.
Seorang pria lain di Kota Kawanehoncho, Shizuoka, masih belum ditemukan setelah kendaraannya jatuh ke dalam lubang yang terbuka di jalan raya.
"Tiga lainnya menderita luka ringan," tambah pejabat itu.
Jepang secara rutin mengalami kerusakan parah akibat topan di musim panas dan musim gugur. Akhir pekan lalu, Topan Nanmadol menghantam Jepang barat daya, menewaskan empat orang dan melukai 147 lainnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4493 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1895 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun