Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Denpasar Juara Umum Kejurda Tinju Junior Piala Gubernur Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perwakilan Kota Denpasar menjadi juara umum dalam Kejurda Tinju Junior Piala Gubernur Bali, yang berlangsung 22-24 September 2022 di Renon Denpasar. Perwakilan Kota Denpasar sukses menjadi juara umum 1 setelah meraih 9 emas dan 3 perunggu, disusul juara umum 2 diraih Kabupaten Buleleng dengan 4 emas 3 perunggu, dan juara umum 3 ditempati oleh Kabupaten Badung yang meraih 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.
Peringkat ke-4 ditempati Karangasem dengan raihan 1 medali emas, rangking ke-5 Bangli dengan raihan 3 perak, disusul posisi 6 Jembrana 1 perak dan 3 perunggu, lalu rangking ke-7 Klungkung yang meraih 1 perak dan 3 perunggu, dan terakhir Kabupaten Tabanan dengan 2 perunggu.
Kategori petinju Kadet terbaik diraih oleh James Jodi Arya dari Denpasar. Sementara Jibral Paulus dari Badung menjadi terfavorit kategori petinju Kadet.
Sedangkan untuk petinju junior terbaik diraih oleh Jeklin Ndawajepi dari Denpasar, dan I Gede Wahyu Wiguna Putra dari Krangasem menjadi yang terfavorit kategori petinju junior.
Kejuaraan Daerah Tinju Junior Piala Gubernur Bali 2022 ini merupakan ajang seleksi daerah Pra-Popnas, yang digelar Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Provinsi Bali.
Terdapat 3 kategori dari beberapa kelas yang dipertandingkan, yakni kategori Kadet, kategori Junior dan Kategori Elit Pemula.
Kejurda Junior Piala Gubernur Bali digelar di area terbuka Lapangan Timur Bajra Sandhi Renon, Denpasar, Bali, selama 3 hari dari Kamis 22 September 2022 hingga Sabtu 24 September 2022, diikuti sebanyak 101 petinju junior dari seluruh Bali.
Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Aria alias De Gadjah menjelaskan, selain untuk pembinaan usia dini, Kejurda ini bertujuan untuk membangkitkan gairah olahraga tinju di Bali.
“Ini kejurda junior pertama kali di Bali Selekda Pra Popnas dan persiapan Porprov di tempat terbuka untuk mengenalkan dan membangkitkan tinju, bahwa tinju bukan olahraga keras tapi juga fun, bisa dilakukan anak-anak, dan wanita dan bisa menjadi olahraga lifestyle, mulai usia dini kami bina supaya kedepanya menjadi jawara nasional maupun innternasional dari Bali,” kata De Gadjah.
“Ini merupakan bentuk sinergitas untuk prestasi di bidang tinju, karena tidak ada atlet berprestasi yang tanpa proses. Cabang olahraga tinju bukan olahraga keras membahayakan, dengan catatan standarisasi harus dilaksankaan, keamanan atlet diutamakan, keamanan lebih bagus dari juara, tentu targetnya sebagai atlet juga mendapatkan emas di setiap kejuaraan,” imbuh Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa menyampaikan, Pemprov Bali berkomitmen untuk menjadikan cabang olahraga tinju menjadi bagian dari olahraga pendidikan, sebagai bagian dari pembinaan atlet dari usia dini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4493 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1895 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun