Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Jet F-15 AS Tembak Jatuh Drone Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat mengerahkan jet tempur F-15 dan menembak jatuh satu drone Iran yang tampak terbang mengarah ke pangkalan militernya di Erbil, Irak, pada Rabu (28/9).
Di hari yang sama, pejabat AS mengatakan Washington turut mengerahkan jet usai melacak puluhan rudal balistik jarak pendek Iran menyasar wilayah pasukan Kurdi di Irak.
Para pejabat juga menuturkan berdasarkan penilaian awal, rudal-rudal itu juga diluncurkan dari wilayah Iran.
"Ini merupakan ancaman yang signifikan," kata salah satu pejabat kepada.
Kabar ini juga dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS atau USCENTCOM melalui sebuah pernyataan.
"Sekitar pukul 14.10 waktu setempat, pasukan AS menjatuhkan kendaraan tanpa awak [drone] Mojer-6 Iran yang bergerak ke arah Erbil, mengingat itu merupakan ancaman bagi pasukan USCENTCOM di area tersebut," demikian bunyi pernyataan itu.
Tak lama sebelum insiden terjadi, sebanyak sembilan orang tewas akibat Iran menargetkan milisi Kurdi di Irak.
Berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Saman Barzanji, beberapa orang yang tewas merupakan warga sipil.
Serangan tersebut menuai kecaman dari AS yang menyebutnya sebagai "serangan tak beralasan."
"Serangan yang sembarangan ini mengancam hidup warga yang tak bersalah dan berisiko mengganggu keamanan yang diperjuangkan dengan sangat keras di kawasan," ujar juru bicara Komando Pusat AS Kol. Joe Buccino dalam sebuah pernyataan seperti dikutip CNN.
Badan tersebut juga menyampaikan tak ada pasukan AS yang terluka dan tewas dari serangan Iran ini. Alutsista AS juga tak mengalami kerusakan.
Iran diketahui kerap menggunakan rudal dan drone untuk menyasar basis milisi Kurdi di Irak. Serangan terhadap mereka semakin meningkat sejak akhir pekan.
Teheran menuduh milisi Kurdi memperparah konflik di Iran karena mendukung pedemo ketika protes besar-besaran berlangsung akibat kematian seorang perempuan Kurdi Mahsa Amini dalam penahanan polisi Iran. Sejumlah pejabat AS menilai Iran menyerang pasukan Kurdi untuk memindahkan perhatian masyarakat dari protes di negara itu.
Di sisi lain, peluncuran rudal dari Iran juga meningkatkan kekhawatiran atas maksud jangka panjang Iran dan terjadinya eskalasi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2313 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun