Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Per 1 Oktober, Harga Pertamax Turun Jadi Rp13.900
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Per Sabtu, 1 Oktober 2022pukul 00.00 WIB, PT Pertamina (Persero) secara resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi yakni Pertamax series. Sebaliknya, BBM nonsubsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex justru naik.
Pertamina menurunkan harga dua jenis produk BBM non subsidi yakni bensin Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) dan berlaku berlaku efektif mulai Sabtu 1 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB.
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," bunyi pengumuman tersebut, dikutip dari laman resmi Pertamina, dikutip Jumat malam (30/9/2022).
Mengutip pengumuman tersebut, harga Pertamax turun menjadi Rp 13.900 per liter juga berlaku di Nanggroe Aceh Darussalam, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Meski sama-sama menurun, harga berbeda diterapkan untuk harga Pertamax di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, yang per 1 Oktober 2022 turun menjadi Rp14.200 per liter dari Rp14.850
Sementara, di Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu harga Pertamax menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp 15.200 per liter.
"Mengatur penyaluran di lapangan dengan baik agar pada saat perubahan harga dilakukan, tidak terjadi antrian di SPBU dan memastikan kondisi tetap kondusif," demikian imbauan Pertamina kepada pengelola SPBU dan Pertashop, dikutip Liputan6.com.
Sementara, harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar tetap, yakni Pertalite tetap dengan harga jual Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi sebesar Rp6.800 per liter. (sumber: Liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun