Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa M 6,0 Tapanuli: 25 Luka-Luka, 130 Rumah Rusak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Korban luka akibat gempa bermagnitudo 6,0 yang mengguncang Tapanuli, Sumatera Utara, terus bertambah hingga mencapai 25 orang pada Sabtu (1/10) malam. Sementara itu, 130 rumah juga rusak.
"Korban jiwa satu orang. Korban luka terdata 25 orang dirawat diRSUDTarutung," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, ArisYudhariansyah.
Aris kemudian menjabarkan bahwa 130 rumah rusak akibat gempa ini, sementara gedung-gedung pemerintahan dan fasilitas umum lainnya juga terkena dampak.
"Jadi kerusakan gedung pemerintahan, rumah warga, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, dan juga jalan. Data sementara ada 130 rumah, tapi kita belum dapat info baru atau lanjutan dari pusat gempa diParmonangan, " ucap Aris.
Ia menjabarkan bahwa kebanyakan gedung yang rusak mengalami retak. Khusus untuk rumah, kerusakan yang dialami biasanya dinding roboh.
"Namun, kalau kita lihat dari kebanyakan gedung di sini, artinya kalau memenuhi standar tak sampai retak lah. Jadi standarnya kurang baik. Lalu di sini kan ada sesar gempa. Mungkin bangunan di jalur itu."
Gempa tersebut mengguncang wilayah Tarutung, Tapanuli Utara, pada pukul 02.28 WIB. Dari hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi karena patahan geser sesar Sumatra segmen renum.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4503 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1589 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun