Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
KPPAD Desak Pembuang Orok Diusut, Polisi Masih Cari Pelaku
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus pembuangan orok di parkiran Puspem Payangan mendapatkan perhatian dari Komisioner Bidang Pendidikan KPPAD Bali, Kadek Ariasa. Pria asal Desa Mas, Ubud itu menilai aksi buang orok betul-betul memprihatinkan.
“Siapapun pembuang bayi, harus bersikap tegas. Siapapun pasangan, laki maupun perempuan, sah maupun tidak sah, harus ditindaklanjuti karena ini sudah melakukan kekerasan yang keji,” tegasnya, Rabu (5/10).
Ariasa mengaku pembuang bayi bisa ditelusuri dengan mencari ibu hamil. “Ini mudah ditelusuri, siapa yang hamil. Potensi ini besar,” jelasnya.
Dia mengajak semua pihak peduli dengan masalah sosial ini. “Ini perlu diedukasi, keluarga, masyarakat untuk mengatur pola asuh agar tidak melakukan kekerasan agar tidak melakukan tindakan keji membunuh bayi.
Namun masyarakat kita jarang bercermin dari masa lalu, karena masalah ini banyak. Kenapa tidak bercermin dari masalah, banyak remaja terjerumus,” jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya mengatakan, penyelidikan dilakukan sampai Kintamani hingga Petang. Karena Payangan dekat dengan dua wilayah beda kabupaten itu. “Sementara masih kita lidik. Kita bekerjasama juga dengan Polres Gianyar,” ujar dia.
Sebelumnya, orok ditemukan cleaning servis Puspem pada Selasa (4/10) pukul 07.30. Orok itu terbungkus plastik yang diikat diletakkan begitu saja di areal parkiran. Saat dibuka, orok jenis kelamin lelaki sudah meninggal dunia. Kini orok dititipkan di RSU Payangan.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli