Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sempat Dikritik Soal Tebak-Tebakan, Gautama Akhirnya Temukan Trik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Peserta Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) X, Gautama pernah mendapat kritik keras dari Ernest Prakasa. Ia dinilai hanya mengandalkan tebak-tebakan dalam materi stand up di kompetisi SUCI X.
Gautama pun tidak sakit hati dengan kritik tersebut. Sebab ia tahu, komika sekaligus sutradara film tersebut hendak memberikan masukan kepada dirinya.
"Itu bagian dari proses. Nggak apa-apa juga, tugasnya juri kan memang untuk menilai, mencari salahnya biar kita belajar," kata Gautama saat berkunjung ke kantor Suara.com, Kamis (20/10/2022).
Meski mendapat kritik pedas, Gautama memberikan bukti masih bertahan di kompetisi SUCI X hingga saat ini. Rupanya, lelaki asal Jepara ini telah menemukan trik untuk mempertahankan identitas materi stand up dengan konsep tebak-tebakan.
"Jadi nggak bisa langsung ke tebak-tebakan, harus ada latar belakang di balik tebak-tebakan itu. Nulisnya lebih berkembang sih," tutur Gautama.
Gautama lantas memberikan contoh latar belakang yang dimaksud. "Di Jepara itu Stand Up nggak bisa seperti di kota-kota besar, menerima seperti di sini. Nggak bisa cuma dikasih opini, tapi ada tebak-tebakannya."
"Aku bilang ke mas Pandji, sudah pernah membawakan materi kemana-mana. Kalau ke Jepara nggak bisa langsung. Ada tebak-tebakan politik 'Partai, partai apa yang suka spam chat? PPP," papar Gautama.
"Jadi awalnya harus kuat dulu. Nggak bisa langsung tiba-tiba bawa tebak-tebakan," tuturnya merangkum.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan