Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Paman Banting Bayi Empat Bulan Hingga Tewas Ditangkap Polisi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bayi berjenis kelamin perempuan yang baru berusia empat bulan tewas setelah dibanting ke lantai oleh pamannya sendiri, RD (23). Polisi pun telah menangkap RD untuk diperiksa, serta mempertanggungjawabkan perbuatan penganiayaannya di mata hukum.
"Iya benar, ada bayi berusia 4 bulan tewas dianiaya oleh pamannya," kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet saat dikonfirmasi, Sabtu (22/10).
Ia menerangkan peristiwa penganiayaan bayi tersebut terjadi di Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 04.00 WITA.
Slamet mengatakan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian mendengar ada keributan lalu ada suara tangisan bayi. Tak lama kemudian bayi perempuan itu ditemukan bayi tersebut sudah tidak bernyawa lagi.
"Pelaku menganiaya balita 4 bulan kemudian dibanting ke lantai yang mengakibatkan balita tersebut meninggal. Nenek korban berusaha menolong, namun pelaku semakin nekat dan sempat mendorongnya," ujar Slamet.
Meski demikian, Slamet mengaku hingga saat ini dirinya belum dapat menjelaskan penyebab terjadinya penganiayaan tersebut hingga balita berusia 4 bulan meninggal dunia.
"Untuk motifnya belum kita ketahui, karena pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2241 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2138 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1582 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1478 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli