Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Ganjar Respons Pemanggilan PDIP Soal Dukungan Capres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ganjar Pranowo merespons terkait pemanggilan untuk klarifikasi oleh PDIP soal pernyataan siap jadi calon presiden. Saat ditemui usai memberikan penghargaan dan temu Donor Darah Sukarela Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Ganjar hanya memberikan jawaban pendek.
"Mau ikut? Ya ayo!" kata Ganjar Pranowo saat ditanya soal rencana klarifikasi PDIP kepada dirinya itu, Senin (24/10).
Gubernur Jawa Tengah itu tak memberikan tanggapan lebih lanjut. Dia langsung masuk ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan ke lokasi acara yang lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP bakal minta klarifikasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait pernyataan siap jadi calon presiden. Hasto menekankan bahwa keputusan pencapresan ada di tangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Masalah capres ya belum dilakukan pengumuman oleh Bu Mega, ya kita tunggu saja momentumnya. Pak Ganjar pun akan kami lakukan klarifikasi terkait pernyataannya," kata Hasto di acara 'Turnamen Bulutangkis Persahabatan' di Lapangan Bulutangkis GBK Arena, Jakarta Minggu (23/10).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun