Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Ini Kekayaan PM Baru Inggris Rishi Sunak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rishi Sunak resmi akan menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris. Ia menjadi pemimpin Partai Konservatif setelah pemimpin partai itu yang juga PM, Liz Truss, mengundurkan diri lantaran menganggap dirinya gagal dalam menuntaskan persoalan krisis ekonomi.
Baca juga:
Pesawat Siluman AS F-35 Jatuh
Terpilihnya Sunak sebagai PM baru akan menjadi sejarah bagi Inggris. Sunak merupakan figur keturunan non-Inggris pertama yang menduduki posisi tertinggi pemerintahan, serta menjadi salah satu PM termuda dalam sejarah modern Negeri Big Ben.
Namun, ada salah satu rekor baru yang juga dipecahkan figur keturunan India ini yakni PM terkaya Inggris. Ia dan istrinya Akshata Murty memiliki kekayaan gabungan 730 juta poundsterling atau setara Rp12,9 triliun pada tahun 2022.
Dengan kekayaan sebesar ini, menurut Sunday Times Rich List, mereka orang terkaya ke-222 di Inggris. Ini juga sekaligus mengalahkan harta raja negara itu, Charles III, yang memiliki US$ 600 juta atau sekitar Rp8,88 triliun saat naik tahta.
Kekayaan ini sendiri didapatkan Sunak dari bisnis teknologi dan juga investasi. Istrinya, Murty, diketahui merupakan seorang putri dari miliuner India, Narayana Murty. Dalam catatan Forbes, ayah Murty diketahui memiliki harta sebesar US$ 4,5 miliar atau setara Rp702 triliun.
"Sahamnya 0,9 persen di perusahaan IT ayahnya Narayana Murty Infosys, diperkirakan bernilai sekitar 690 juta pound, menghasilkan pendapatan dividen 11,6 juta pound tahun lalu," lapor BBC News, dikutip Selasa (25/10/2022).
Walau memiliki kekayaan sebanyak itu, Sunak dan istrinya sempat dilanda skandal pajak. Pasalnya, selama ini keluarganya itu memiliki status 'non-dom' yang berarti tidak membayar pajak Inggris karena pendapatan dari luar negeri.
Atas hal ini, Murty pun setuju untuk membayar pajaknya di Inggris atas semua penghasilannya.
Setelah memenangkan kursi kepemimpinan Partai Konservatif, Sunak akan menunggu Raja Charles III untuk menobatkannya secara resmi menjadi PM. Walau begitu, Sunak sudah berjanji bahwa isu ekonomi akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya untuk melawan inflasi yang mencapai 10 persen.
"Prioritas utama adalah untuk menyatukan partai kita dan negara kita dalam menghadapi tantangan ekonomi yang mendalam," terangnya pada Senin, (24/10/2022).(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun