Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Korban Tewas Kerusuhan Dogiyai Papua Ditemukan Terkubur Tak Layak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah menyebabkan seorang pria bernama Ikbal meninggal dunia. Kepolisian menyatakan jenazah korban itu ditemukan terkubur dengan tidak layak.
"Mayat saudara Ikbal kami temukan di dalam tanah dengan kondisi terkubur secara tak layak," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Selasa (15/11).
Kamal mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa awalnya para pelaku menyerang para pekerja Jalan CV Mandiri Papua dan Fajar Mustika di Dogiyai.
Polisi lantas turun melakukan evakuasi terhadap lima pekerja. Kelima pekerja tersebut masing-masing bernama M Nasir (34), Alif Padang (48), Randa (37), Lukman (21) dan Willy (35).
"Pencarian itu berhasil menemukan 5 pekerja," ujarnya.
Selanjutnya, kata Kamal, pihaknya menerima kabar ada korban yang terkubur. Korban bernama Ikbal tersebut akhirnya dievakuasi aparat karena mayatnya terkubur secara tak layak.
"Kami mengetahui hal tersebut (mayat terkubur) juga atas informasi yang diberikan oleh Simon Petrus Pikey," katanya.
Lebih lanjut, Kamal menyatakan khusus untuk korban Lukman dan Willy berhasil selamat setelah dibawa oleh anggota DPRD Simon Petrus Pikey ke Polres Dogiyai.
Namun sebelum diantar ke Polres, keduanya bersusah payah menghindar dari amukan massa.
Lukman dan Willy diketahui sempat kabur ke gereja bersama dua rekannya sesama pekerja. Namun karena massa mengikuti, seorang pendeta membantu mereka sembunyi di tengah kebun.
"Namun karena adanya informasi bahwa massa akan ke gereja, seorang pendeta menyembunyikan mereka di tengah kebun. Akan tetapi ada 2 temannya yang terpisah dari mereka," ujarnya.
Setelah memastikan situasi mulai aman, Lukman dan Willy berlari ke arah Gunung Ugapua dan kembali bersembunyi. Keduanya kemudian bertemu dengan seorang guru yang kemudian membawa mereka ke seorang anggota DPRD bernama Simon Petrus untuk selanjutnya diantar ke Polres Dogiyai.
"Lukman diketahui mengalami kondisi luka bacok dan mengalami patah tulang pada tangannya akibat dilukai oleh salah seorang oknum masyarakat. Sedangkan Willy hingga kini masih mengalami trauma," tuturnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 252 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 204 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 191 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 177 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 164 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar