Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Korban Tewas Kerusuhan Dogiyai Papua Ditemukan Terkubur Tak Layak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah menyebabkan seorang pria bernama Ikbal meninggal dunia. Kepolisian menyatakan jenazah korban itu ditemukan terkubur dengan tidak layak.
"Mayat saudara Ikbal kami temukan di dalam tanah dengan kondisi terkubur secara tak layak," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Selasa (15/11).
Kamal mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa awalnya para pelaku menyerang para pekerja Jalan CV Mandiri Papua dan Fajar Mustika di Dogiyai.
Polisi lantas turun melakukan evakuasi terhadap lima pekerja. Kelima pekerja tersebut masing-masing bernama M Nasir (34), Alif Padang (48), Randa (37), Lukman (21) dan Willy (35).
"Pencarian itu berhasil menemukan 5 pekerja," ujarnya.
Selanjutnya, kata Kamal, pihaknya menerima kabar ada korban yang terkubur. Korban bernama Ikbal tersebut akhirnya dievakuasi aparat karena mayatnya terkubur secara tak layak.
"Kami mengetahui hal tersebut (mayat terkubur) juga atas informasi yang diberikan oleh Simon Petrus Pikey," katanya.
Lebih lanjut, Kamal menyatakan khusus untuk korban Lukman dan Willy berhasil selamat setelah dibawa oleh anggota DPRD Simon Petrus Pikey ke Polres Dogiyai.
Namun sebelum diantar ke Polres, keduanya bersusah payah menghindar dari amukan massa.
Lukman dan Willy diketahui sempat kabur ke gereja bersama dua rekannya sesama pekerja. Namun karena massa mengikuti, seorang pendeta membantu mereka sembunyi di tengah kebun.
"Namun karena adanya informasi bahwa massa akan ke gereja, seorang pendeta menyembunyikan mereka di tengah kebun. Akan tetapi ada 2 temannya yang terpisah dari mereka," ujarnya.
Setelah memastikan situasi mulai aman, Lukman dan Willy berlari ke arah Gunung Ugapua dan kembali bersembunyi. Keduanya kemudian bertemu dengan seorang guru yang kemudian membawa mereka ke seorang anggota DPRD bernama Simon Petrus untuk selanjutnya diantar ke Polres Dogiyai.
"Lukman diketahui mengalami kondisi luka bacok dan mengalami patah tulang pada tangannya akibat dilukai oleh salah seorang oknum masyarakat. Sedangkan Willy hingga kini masih mengalami trauma," tuturnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1624 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun