Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Roxx Kids, Band Cilik Asal Jembrana Rilis Album Perdana Usung Tema Pelestarian Alam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Band beranggotakan tiga bocah asal Jembrana bernama Roxx Kids ini boleh dikatakan berbeda dari band anak-anak lainnya. Bagaimana tidak, album perdana mereka mengusung tema lingkungan alam yang mulai rusak karena ulah manusia sendiri.
"Hentikan merusak alam ini, karena alam ini adalah karunia Tuhan dan harus tetap lestari untuk anak cucu kita", demikian kutipan Lirik lagu dengan judul lagu judul "Wanaprasta" yang diartikan kondisi alam yang lestari.
Pesan yang ingin disampaikan adalah manusia terkadang serakah sehingga mengakibatkan hutan terbakar dan banjir bandang. Program reboisasi hutan dinilai hanya gurauan.
Personel Roxx Kids terdiri dari gitar melodi pada Devdan (11) dari SDN 5 Baluk Kecamatan Negara, Gusti Agung Bagus Arjuna Putra Dharma Dhyaksa (9) sebagai drummer dari SDK Masudiri di Kecamatan Jembrana duduk di kelas 4. Sedangkan gitar pengiring dilakoni I Putu Gede Krisna Karsa Wibawa (12), kelas 1 SMPN 1 Mendoyo.
Gung Arjuna menuturkan awalnya belajar bermain drum sejak usia 4 tahun dan Krisna belajar gitar baru setengah tahun dari guru les, dan Devdan belajar bermain gitar dari kelas 3 sekolah Dasar. Ketiga bocah ini menyukai musik bergenre rock dan balada baik musisi luar negeri maupun dalam negeri.
Ide awal lagu ini terinsipirasi dari peristiwa bencana alam yaitu banjir bandang yang melanda Jembrana beberapa waktu lalu. Selain itu juga perisitiwa kebakaran hutan yang tidak lain disebabkan ulah manusia. Idenya tercipta dari seorang musisi Jembrana bernama Made Gimbal.
Agus Wiadnyana selaku mentor Roxx Kids mengungkapkan lagu Wanaprasta merupakan album pertama mengisahkan pesan untuk melestarikan alam. Anak-anak meluapkan dengan lirik hentakan rock alternatif.
"Semua adalah milik kita yang Tuhan berikan kepada umat manusia. Jangan dirusak, alam harus tetap lestari. Tanggung jawab bersama untuk melestarikan alam buat anak cucu," ujarnya.
Orang tua mereka sangat mendukung prestasi ketiga anak tersebur dengan memfasilitasi kebutuhan bermain musik, namun mereka juga diingatkan agar tetap belajar di sekolah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun