Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Lima Anak Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi Permen Magic
BERITABALI.COM, NTB.
Sejumlah anak di Desa Rasabou Kecamatan Sape, Kabupaten Bima dilaporkan keracunan.
Lima anak dilaporkan mengalami pusing, muntah-muntah, dan sakit perut setelah mengkonsumsi permen Youka Magic Box, Minggu (11/12) sore. Informasi yang dihimpun, anak-anak tersebut mulai menunjukkan gejala keracunan sekira pukul 17.15 WITA.
Kepala Puskesmas Sape, Jainuddin yang dikonfirmasi, membenarkan lima orang anak mengalami keracunan makanan. Dari 5 orang tersebut, 4 orang di antaranya masih dirawat di Puskesmas dan 1 orang lainnya sudah dipulangkan.
"Satu orang dirawat jalan di rumah," kata Jainuddin, dikutip tribun lombok, Senin (12/12).
Sedangkan untuk 4 orang yang dirawat, petugas medis sudah memberikan penanganan dengan pemberian infus RL. Kemudian, dilakukan pelacakan kasus, investigasi kasus dan surveilans ketat.
"Sekarang kondisinya sudah membaik," tandas Jainuddin.
Sementara itu, Kapolsek Sape Kompol Muslih yang dikonfirmasi terpisah mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait insiden keracunan tersebut.
"Kami baru tahu setelah dikonfirmasi temen-temen wartawan ini," akunya.
Baca juga:
Salah Racik Jamu, 30 Warga Keracunan
Kendati demikian, pihaknya langsung ke Desa Rasabou untuk menghimpun informasi terkait dugaan keracunan yang diakibatkan permen tersebut.
"Jika ada perkembangan, segera kami kabarkan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2983 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun