Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Gempa di Karangasem Terasa Hingga ke Lombok, Warga: Kursi Sempat Bergeser
BERITABALI.COM, NTB.
Gempa bumi dengan kekuatan 5,2 Magnitudo mengguncang Karangasem Bali, Selasa (13/12) petang, terasa hingga ke Lombok. Bahkan beberapa saat pasca gempa, terjadi hujan deras, petir dan angin kencang.
Sejumlah warga melaporkan merasakan getaran dan goyangan akibat gempa tersebut. Warga yang merasakan goyangan berhamburan keluar rumah. Namun ada yang memilih tetap di dalam rumah, karena saat bersamaan warga khusyuk menjalankan sholat magrib.
"Saya sedang sujud salat Magrib," terang Supriyanto, warga Dasan Agung, Kota Mataram.
Salah seorang warga di Cakranegara Kota Mataram mengatakan gempa tersebut cukup besar.
"Terasa kayak di ayunan, gempanya cukup besar, semoga tidak ada lagi gempa susulannya," ujar Kautsar.
Hal senada juga disampaikan Fahrurozi warga Lombok Barat. Bahkan kursi dan beberapa barang sempat bergeser.
"Lumayan ya gempanya, kursi sempat bergeser," ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mencatat gempa tersebut berpusat di 8.16 LS,115.62 BT atau berada 23 km Timur Laut Karangasem Bali dengan kedalaman 10 Km.
"Dalam beberapa menit pertama setelah gempa, parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismologist," tulis BMKG.
Gempa Karangasem Bali terasa hingga Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Barat, hingga Lombok Tengah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3395 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1788 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 1211 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan