Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Gempa di Karangasem Terasa Hingga ke Lombok, Warga: Kursi Sempat Bergeser
BERITABALI.COM, NTB.
Gempa bumi dengan kekuatan 5,2 Magnitudo mengguncang Karangasem Bali, Selasa (13/12) petang, terasa hingga ke Lombok. Bahkan beberapa saat pasca gempa, terjadi hujan deras, petir dan angin kencang.
Sejumlah warga melaporkan merasakan getaran dan goyangan akibat gempa tersebut. Warga yang merasakan goyangan berhamburan keluar rumah. Namun ada yang memilih tetap di dalam rumah, karena saat bersamaan warga khusyuk menjalankan sholat magrib.
"Saya sedang sujud salat Magrib," terang Supriyanto, warga Dasan Agung, Kota Mataram.
Salah seorang warga di Cakranegara Kota Mataram mengatakan gempa tersebut cukup besar.
"Terasa kayak di ayunan, gempanya cukup besar, semoga tidak ada lagi gempa susulannya," ujar Kautsar.
Hal senada juga disampaikan Fahrurozi warga Lombok Barat. Bahkan kursi dan beberapa barang sempat bergeser.
"Lumayan ya gempanya, kursi sempat bergeser," ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mencatat gempa tersebut berpusat di 8.16 LS,115.62 BT atau berada 23 km Timur Laut Karangasem Bali dengan kedalaman 10 Km.
"Dalam beberapa menit pertama setelah gempa, parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismologist," tulis BMKG.
Gempa Karangasem Bali terasa hingga Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Barat, hingga Lombok Tengah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2981 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun