Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Xi Jinping-Putin Kirim Kapal Dekati Jepang dan Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina dan Rusia sepakat untuk mengirimkan armada tempur laut mereka ke wilayah Laut Cina Timur. Hal ini dilakukan untuk menggelar latihan sepekan bersama di perairan itu yang dimulai pada Rabu (21/12/2022).
Dalam laporan Global Times, Kementerian Pertahanan Nasional Cina mengatakan dalam siaran pers, Angkatan Laut kedua negara akan menggelar latihan militer Joint Sea 2022 di perairan Timur garis pantai yang membentang dari Zhoushan hingga Taizhou, Provinsi Zhejiang Cina Timur dari Rabu hingga 27 Desember.
"Latihan bersama bertujuan untuk menunjukkan tekad dan kemampuan kedua belah pihak dalam memperkuat upaya untuk bersama-sama menangani ancaman keamanan maritim, serta menjaga perdamaian dan stabilitas internasional dan regional, dan untuk lebih memperdalam kemitraan koordinasi strategis komprehensif Cina-Rusia untuk era baru," kata Kementerian Pertahanan Cina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam siaran pers bahwa tujuan utama dari latihan tersebut adalah untuk memperkuat kerja sama angkatan laut antara kedua negara dan menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.
Pakar militer Cina Song Zhongping mengatakan latihan antara Cina dan Rusia telah menjadi rutin. Tahun lalu, Laut Bersama 2021 diadakan di Laut Jepang di lepas pantai Rusia.
"Metode rotasi seperti itu akan memungkinkan angkatan laut Cina dan Rusia untuk mengenal wilayah laut masing-masing dan mencapai hasil pelatihan terbaik. Itu adalah perwujudan dari rasa saling percaya kedua militer," ujarnya.
Latihan ini sendiri diadakan di perairan yang dekat dengan Jepang dan Taiwan. Baik Cina dan Rusia sendiri diketahui saat ini memiliki hubungan yang memanas dengan keduanya.
Dengan Cina, Tokyo kembali memanas terkait masuknya kapal perang Beijing di wilayahnya sekitar Kepulauan Ryukyu di Okinawa. Taipei juga mempunyai hubungan yang meruncing dengan Negeri Tirai Bambu itu lantaran niatan Cina untuk terus menegaskan klaimnya atas wilayah Taiwan.
Sementara itu, Jepang dan Taiwan juga diketahui tergabung dalam koalisi Barat dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia akibat serangannya ke Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri pernah menyebut bahwa negara yang menjatuhkan sanksi terhadapnya negaranya merupakan negara yang 'tak bersahabat'.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8476 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5826 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar