Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
LPD Desa Adat Duda Rencanakan Kompor dan Freezer Gratis bagi Krama Meninggal
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lewat program pemberian santunan kelayusekaran (kematian), LPD Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem mencoba untuk meringankan beban warganya yang sedang berduka.
Ketua LPD Desa Adat Duda, I Komang Sujana baru baru ini menuturkan, program tersebut mulai dilaksanakan sejak tahun 2014 silam. Dimana setiap ada krama Desa Adat Duda yang kelayusekaran atau meninggal dunia maka LPD akan menyerahkan santunan berupa uang Rp.500 ribu yang diserahkan kepada pihak keluarga.
"Program ini dilaksanakan sejak tahun 2014 sampai sekarang tetap berlanjut dan semakin disempurnakan, awalnya besaran santunan Rp.500 ribu, karena kita lihat program ini sangat dirasakan dalam meringankan beban warga kami yang sedang berduka kemudian jumlah santunan ditingkatkan menjadi Rp.600 ribu," kata Sujana.
Menurutnya, dalam kurun waktu setahun, rata-rata ada puluhan santunan kelayusekaran yang diserahkan pihak LPD Desa Adat Duda kepada pihak keluarga yang berduka. Bahkan pada saat Covid-19 sedang merebak, LPD pernah menyerahkan santunan untuk 120 kelayusekaran dalam setahunnya.
Dalam perjalanannya, Program LPD Desa Adat Duda ini terus disempurnakan, selain memberikan santunan, pihak Desa Adat juga memfasilitasi kompor jenazah untuk proses pembakaran jenazah secara gratis.
Bahkan saat ini juga sedang dirancang pengadaan freezer berikut bangunan pendukungnya di dekat kuburan. Tujuannya apabila terjadi kelayusekaran namun proses penguburan terkendala hari baik, maka pihak keluarga bisa menggunakan freezer tersebut untuk mekingsan (menitipkan jenazah) selama menunggu hari baik itu datang.
"Kondisi ini cukup sering terjadi, dimana pada saat ada kelayusekaran, proses penguburan atau pengabenan tidak bisa dilaksanakan karena menunggu hari baik, maka warga bisa mekingsan (menitipkan jenazah) di frezer ini, karena jika dititip di RS tentunya akan kena biaya lagi dan menambah beban mereka yang sedang berduka," imbuh Sujana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8321 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar