Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Mayat Dua Penumpang Gelap Ditemukan Saat Servis Pesawat di Kolombia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mayat dua pemuda ditemukan di bagian bawah pesawat maskapai Avianca ketika sedang perawatan di ibu kota Kolombia, Bogota pada Sabtu (7/1). Avianca menjelaskan personel menemukan mayat itu pada Jumat (6/1) ketika pesawat tiba di bandara El Dorado di Bogota. Dua mayat itu dikatakan penumpang gelap.
Avianca menyatakan simpati pada keluarga kedua orang tersebut dan menambahkan meskipun pihaknya selalu memeriksa pesawat sebelum setiap penerbangan, keamanan bandara dan area terbatas adalah tanggung jawab pihak berwenang.
"Badan investigasi teknis kejaksaan agung sedang melakukan tindakan mendesak untuk mengidentifikasi kewarganegaraan dan asal jenazah berusia 15 tahun dan 20 tahun, keturunan Afro, yang ditemukan di dalam pesawat," kata keterangan kantor kejaksaan agung, diberitakan Reuters.
Tidak ditemukan identitas dokumen di kedua mayat tersebut, tetapi salah satunya membawa mata uang Republik Dominika dan sebuah koper yang ditemukan terdapat dokumen dari negara itu. Penemuan itu menyimpulkan bahwa orang-orang itu mungkin berada di pesawat sejak 3 Januari, saat pesawat terakhir kali berada di negara itu.
Pesawat itu terakhir kali menjalani perawatan rutin pada 27 Desember. Sejak saat itu melakukan perjalanan ke Bogota, Guarulhos dan Santiago.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5446 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3454 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2300 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan