Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Keketuaan Indonesia Ingin ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
beritabali.com/cnnindonesia.com/Keketuaan Indonesia Ingin ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Di tengah situasi global yang tak menentu saat ini, Indonesia dipercaya memegang keketuaan ASEAN mulai 1 Januari 2023 dengan tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth, yang disebut relevan dan sejalan dengan sejarah ASEAN.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, secara eksternal ASEAN masih berkutat dengan dampak pandemi dan perang, juga disibukkan oleh isu Myanmar secara internal. Pada saat bersamaan, kawasan Indo-Pasifik sangat rawan menjadi medan rivalitas kekuatan besar yang semakin tajam.
"Kalau kita lihat sejak pendiriannya tahun 1967, kita tahu cerita mengenai ASEAN adalah cerita mengenai pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, keketuaan Indonesia ingin menjadikan Asia Tenggara atau ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan dan dunia," kata Retno.
Ada dua bagian besar dalam tema yang diusung, yaitu ASEAN Matters dan Epicentrum of Growth. Terkait ASEAN Matters, Indonesia ingin menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan bagi rakyat ASEAN dan dunia. Retno menegaskan, ASEAN harus mampu menghadapi berbagai tantangan, baik di kawasan maupun di dunia.
"Masa depan ASEAN harus mulai disiapkan untuk menyongsong ASEAN 2045. Selain itu, sentralitas ASEAN harus diperkuat untuk menjadi jangkar perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan," katanya.
Untuk Epicentrum of Growth, Indonesia ingin menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan dan dunia. Terlebih, selama ini pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara sering berada di atas rata-rata dunia. Pada 2023, ekonomi ASEAN diproyeksikan tumbuh 4,7 persen (ADB), lebih baik dari ekonomi dunia 2,7 persen (IMF).
Sementara untuk menopang pertumbuhan, kerja sama di ASEAN akan terus ditingkatkan, khususnya di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, kesehatan, dan stabilisasi keuangan. Selain itu, Indonesia juga akan memberikan perhatian khusus terhadap implementasi ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan