Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Briptu ER Tembak Warga Hingga Tewas di Tengah Pesta Ulang Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasus penembakan oleh anggota Polisi yang menewaskan warga sipil kembali terjadi di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, seorang pemuda yakni Ferdinandus Lango Bili (27) warga Kelurahan Wolabaku, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat meregang nyawa akibat tertembus peluru di bagian perut dari senjata Briptu ER anggota Polres Sumba Barat.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi Sabtu (7/1) dini hari di rumah seorang warga bernama Januar Maulogo Ratu yang tengah merayakan ulang tahun. Januar tinggal di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Wailiang, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.
Kapolda NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma yang dikonfirmasi membenarkan membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya, benar kejadiannya dan sudah ditangani Polres Sumba Barat," ujar Kapolda NTT.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (8/1) menjelaskan peristiwa penembakan tersebut bermula dari Briptu ER (26) dan seorang anggota polisi yakni Briptu Brian YK pada Jumat (6/1) malam menghadiri pesta ulang tahun di rumah Januar.
Saat itu sudah ada korban Ferdinandus bersama rekannya yang lain Wahyu Gamiliel Eltari Raja (26), Yeheskiel Wala (24) dan Steven Leonardo Saputra Ngili (16).
Mereka kemudian membakar bebek dan setelah membakar bebek Ferdinandus kembali ke duduknya. Saat itu dari informasi yang diperoleh Ferdinandus sempat mengkonsumsi minuman keras.
Diduga karena mabuk miras, Ferdinandus kemudian mengacungkan pisau ke Briptu ER sambil menantang Briptu ER untuk menembaknya. Karena diancam, Briptu ER kemudian mencabut senjata jenis HS dari pinggangnya dan mengarahkan senjatanya ke korban dengan maksud menggertak Ferdinandus.
Namun tiba-tiba senjata tersebut meletus dan peluru mengenai perut Ferdinandus. Dia lalu mundur dan terduduk di kursi lalu tersungkur ke lantai dengan tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi Ferdinandus yang telah berdarah, Briptu ER dan Briptu Briptu Brian YK langsung membawa Ferdinandus ke Rumah Sakit Kristen Lende Moripa Waikabubak untuk meminta penanganan medis.
Setelah beberapa saat dilakukan penanganan medis, nyawa Ferdinandus tidak bisa diselamatkan lagi. Korban pun meninggal dunia.
Sementara itu Briptu ER langsung mengamankan diri ke Mapolres Sumba Barat. Wakapolres Sumba Barat, Kompol. Ibrahim yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi rumah sakit untuk bertemu dengan keluarga korban.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2168 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2018 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1495 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1383 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli