Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Polisi Enggan Tanggapi Keberadaan Anggota Polda Bali yang Ditusuk di Tempat Dugem
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Insiden penusukan terhadap anggota Biro SDM Polda Bali, Aipda I Putu JS (37) di depan Apache Bar Jalan Raya Legian, Kuta, pada Minggu 8 Januari 2023 sekira pukul 03.30 WITA, masih dalam penyelidikan tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Kuta.
Korban sendiri hingga kini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Trijata Polda Bali akibat mengalami sejumlah luka tusuk.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan adanya kasus penusukan yang dialami seorang anggota Polri, Aipda I Putu JS di tempat hiburan malam di Kuta. Kasus ini menurutnya masih dalam proses penyelidikan tim gabungan.
Ia pun meminta kepada masyarakat agar memberikan kesempatan kepada tim gabungan untuk mendalami kasus tersebut. "Berikan Polisi kesempatan untuk melakukan pendalaman," bebernya saat dikonfirmasi awak media, pada Senin 9 Januari 2023.
Tentang kondisi korban, AKP Sukadi mengatakan saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Trijata, Polda Bali. Namun ia enggan membeberkan bagian tubuh korban yang mengalami penusukan. Sementara dari informasi, korban Aipda I Putu JS mengalami beberapa luka di bagian punggung dan kepala.
AKP Sukadi juga mengatakan kondisi korban sudah stabil. "Kondisi korban sementara masih stabil, kami harapkan yang bersangkutan cepat sembuh," sebutnya.
Menyangkut keberadaan korban seorang anggota Polri yang berada di tempat hiburan malam Paddy's Pub sebelum ditusuk di depan Apache Bar Jalan Legian, Kuta, AKP Sukadi juga enggan berkomentar. Ia hanya mengatakan masih pendalaman.
"Masih didalami, korban masih sakit dan belum bisa diambil keterangannya," sebutnya.
Diinformasikan, dalam peristiwa tersebut seorang pria bernama Hendra Noviko (40) turut dilarikan ke rumah sakit Murni Teguh, Kuta, karena mengalami luka luka. Pria asal Lahat, Palembang, Sumatera Selatan yang tinggal di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar Selatan ini diduga sebagai pelakunya.
Terkait pria yang luka-luka ini, AKP Sukadi belum bisa berkomentar dan mengatakan masih didalami. "Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku masih dalam penyelidikan dan diharapkan secepatnya tertangkap," tandasnya.
Kasus pengeroyokan dan penusukan Aipda Putu JS, gegerkan Kuta, pada Minggu 8 Januari 2023 sekira pukul 03.30 wita. Bermula, Aipda Putu JS bersama teman wanitanya datang ke Paddy's Pub di Jalan Raya Legian, Kuta hendak dugem. Keduanya diduga mabuk akibat pengaruh alkohol.
Tiba di dalam Pady's Pub, teman wanita korban menerima pelecehan oleh beberapa pengunjung. Wanita itu pun melaporkannya ke korban. Mendengar itu Polisi asal Kaliakah, Negara, Jembrana itu ngamuk.
Aipda Putu JS yang bertugas di satuan kerja Biro SDM Polda Bali itu mendatangi para pelaku hingga berakhir dengan cekcok mulut dengan kelompok pelaku. Tidak ingin ada keributan, satpam Paddy''s, Made Sedana mengamankan dan mengeluarkan orang-orang yang bertikai.
Apa jadinya, meski sudah dikeluarkan kedua belah pihak masih terlibat cekcok di luar dan terjadi perkelahian. Pelaku diduga Hendra Noviko mengeluarkan pisau dan menusuk korban secara membabi buta hingga korban terkapar bersimbah darah. Nahas Hendra juga mengalami luka-luka.
Setelah peristiwa itu, Aipda Putu JS dilarikan ke RS Bhayangkara Trijata Polda Bali, sedangkan Hendra Novika dilarikan ke rumah sakit Murni Teguh, Kuta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun