Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Putin Makin Menggila, Kirim 500.000 Tentara Baru ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat intelijen Ukraina menyebut Rusia akan memerintahkan mobilisasi hingga 500.000 wajib militer untuk sejumlah serangan terbaru. Ini akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.
Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina, Vadym Skibitsky, mengatakan rekrutan terbaru Rusia itu akan mengambil bagian dalam serangan selama musim semi dan musim panas di timur dan selatan Ukraina. Saat ini, Ukraina telah melaporkan ada 280.000 pasukan darat Rusia yang dikerahkan di negara tersebut.
"Kami berharap mereka melakukan serangan di wilayahDonetsk danKharkiv, serta mungkinZaporizhzhia, tetapi untuk bertahan diKherson danKrimea, ini adalah jumlah orang yang mereka perlukan untuk tugas seperti itu," kata Skibitsky, dikutip dari Evening Standard, Selasa (10/1/2023).
"Jika Rusia kalah kali ini, maka Putin akan runtuh," tambahnya.
Skibitsky juga menyebut gelombang mobilisasi akan berlangsung pada 15 Januari. Setelah masa liburan Natal Ortodok pekan lalu, Rusia akan mencoba untuk mengalahkan Ukraina dengan pasukan besar.
Sementara itu, pihak Rusia membantah sedang mempersiapkan gelombang kedua mobilisasi. Presiden Vladimir Putin sempat menyebut tidak ada gunanya menyiapkan pasukan besar lagi bulan lalu.
Sebelumnya, kremlin memang menyerukan gencatan senjata 36 jam pada Jumat pekan lalu, sesuai dengan hari libur Ortodoks Rusia. Namun, Ukraina menolak gencatan senjata.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan gencatan senjata hanya akal-akalan untuk menghentikan gerak maju orang-orang di Donbas. Ini juga adalah taktik Rusia untuk membawa peralatan, amunisi, dan militernya lebih dekat ke posisi Ukraina.
Ukraina juga mengklaim bahwa pasukan Rusia terus menyerang selama gencatan senjata, di mana seorang pekerja darurat terbunuh oleh penembakan di Kherson dan laporan tembakan artileri di kota Kramatorsk di Donbas. Peringatan serangan udara dikeluarkan di beberapa kota di Ukraina, tetapi tidak ada ledakan atau korban jiwa yang dilaporkan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8469 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5818 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3645 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2473 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar