Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Pengikut Aliran Hakikinya Hakiki Mengaku Asal Bicara 'Jumpa Tuhan'
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Akbar, pengikut aliran sesat Hakikinya Hakiki mengaku spontan berkata telah bertemu dengan Allah, Rasul dan rukun Iman 13. Perkataan Akbar soal bertemu Tuhan menjadi viral di media sosial.
Ia berkata demikian setelah merasa terdesak setelah mendapatkan ancaman akan dibunuh saat mengobati salah satu warga yang diduga terserang penyakit non medis.
"Saya terdesak karena ada yang mau borongi (keroyok) saya dan ada yang mau potong leher saya. Jadi saya panik, jadi sembarang saya bilang," kata Akbar di Kantor MUI Makassar, Senin (9/1).
Video viral itu bermula ketika Akbar diminta oleh warga untuk mengobati pegawainya yang melihat makhluk astral. Metode pengobatan yang digunakan yakni dengan memakai kain kafan yang diletakkan di badan pasiennya.
"Tiba-tiba ada yang pukul tripleks dan banyak orang datang mau cekik leher saya. Di situ saya panik, akhirnya sembarang saya sebut," jelasnya.
Karena panik, Akbar pun mengaku pernah bertemu dengan Allah, Rasul dan menyebut rukun Iman ada 13. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan diri dari amukan warga yang tidak senang dengan metode pengobatan Akbar.
"Saya murni hanya untuk membantu orang dalam memberikan pengobatan. Saya begitu karena saya terdesak saat itu makanya saya sembarang bilang," ungkapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun