Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Ukraina Gempur Balik Rusia: Mereka Langkahi Jasad Teman Sendiri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina menggempur balik tentara Rusia di Soledar, Donetsk. Begitu kuat perlawanan Ukraina, tentara Rusia sampai-sampai dilaporkan harus melangkahi jasad teman sendiri ketika berjalan.
"Musuh benar-benar harus melangkahi jasad-jasad tentara mereka sendiri ketika menggunakan artileri, sistem MLRS, dan mortar," ujar Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Malyar, seperti dikutip Reuters, Selasa (10/1).
Reuters melaporkan bahwa awalnya, pasukan Ukraina berhasil memukul mundur pasukan Rusia yang hendak merebut kota tersebut. Namun kemudian, pasukan bayaran Rusia menyerang balik dengan taktik baru. Karena kedua kubu pantang mundur, pertempuran pun kian sengit.
Seorang analis militer Ukraina, Oleh Zhdanov, mengakui bahwa kawasan Bakhmut dan Soledar memang merupakan "garis depan perang yang paling intens."
"Banyak [pasukan pro-Rusia] yang masih di medan tempur, baik itu yang tewas atau terluka," ucap Zhdanov melalui videonya di YouTube.
"Mereka terus menyerang secara berkala, tapi yang terluka akhirnya tewas begitu saja di tempat, baik itu karena udara sangat dingin atau kehilangan banyak darah. Tak ada yang menolong atau mengangkut jasad mereka dari medan tempur."
Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa para tentara Ukraina di Bakhmut dan Soledar masih bertahan meski pertempuran masih sengit dan kawasan itu sudah hancur lebur. Menurutnya, pertempuran paling sengit pecah di Soledar, di mana sudah tak ada lagi tembok berdiri dan jalanan dipenuhi jasad tentara Rusia.
"Berkat kegigihan tentara kami di Soledar, kami bisa menambah waktu dan kekuatan untuk Ukraina," tutur Zelensky.
Ia tak menjabarkan lebih lanjut "waktu dan kekuatan" yang dimaksud. Namun, para pejabat Ukraina mengungkap bahwa mereka tengah bersiap untuk menghadapi serangan besar terbaru Rusia.
Zelensky pun tak tinggal diam. Ia terus menabung bantuan persenjataan dari negara-negara Barat untuk digunakan jika sewaktu-waktu Rusia melancarkan serangan masif. Gayung bersambut, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat juga sudah berjanji bakal memberikan bantuan kendaraan tempur tambahan ke Ukraina.
Ukraina ingin memastikan agar mereka tak kehilangan momentum kemenangan. Belakangan, Rusia memang dilaporkan mulai kewalahan menghadapi perlawanan sengit Ukraina.
Dalam dua serangan pada malam Tahun Baru lalu saja, Ukraina mengklaim berhasil menewaskan ratusan tentara Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8474 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5824 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2479 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar