Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
PM Nepal Berduka 68 Orang Tewas Usai Kecelakaan Pesawat: Sedih, Tragis
beritabali.com/cnnindonesia.com/PM Nepal Berduka 68 Orang Tewas Usai Kecelakaan Pesawat: Sedih, Tragis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Nepal, Pushpa Kamal Dahal, berbelasungkawa setelah 68 orang dipastikan tewas dalam kecelakaan pesawat di Pokhara pada Minggu (15/1).
"[Saya] sangat sedih atas kecelakaan yang menyedihkan dan tragis ini," ujar Dahal, sebagaimana dilansir CNN.
Ia kemudian berkata, "Saya dengan tulus meminta personel keamanan, semua badan-badan pemerintah Nepal dan publik untuk memulai penyelamatan efektif."
Pejabat kepolisian Nepal, AK Chhetri, memastikan bahwa petugas masih terus melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi.
"Kami terus bekerja untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi jasad secepat mungkin dan menyerahkannya ke keluarga," ucap Chhetri, seperti dikutip AFP.
Seorang pejabat lokal sempat mengatakan bahwa "beberapa korban selamat" sudah dilarikan ke rumah sakit. Namun, pihak maskapai Yeti Airlines tak mengonfirmasi kabar tersebut.
Kecelakaan itu sendiri membuat pesawat hancur berkeping-keping. Insiden ini terjadi ketika pesawat Yeti Airlines itu terbang dari Kathmandu.
Di tengah perjalanan, pesawat tersebut menabrak jurang yang terletak antara bandara lokal Pokhara dan bandara internasional baru, sesaat sebelum pukul 11.00 waktu setempat.
Juru bicara Yeti Airlines, Sudarshan Bartaula, mengatakan pesawat itu membawa total 72 orang. Dari keseluruhan penumpang dan kru itu, 68 di antaranya dipastikan meninggal dunia.
Sebagai negara dengan yang memiliki 14 gunung tertinggi di dunia, Nepal memang tak asing dengan kecelakaan udara. Insiden itu biasanya terjadi karena perubahan cuaca secara tiba-tiba atau letak landasan sulit dijangkau karena terletak di daerah pegunungan.
Pada Mei 2022 lalu, penerbangan Tara Air yang membawa 22 penumpang menabrak pegunungan Himalaya. Kecelakaan itu merupakan insiden pesawat ke-19 dalam 10 tahun belakangan.
Kecelakaan pada Minggu ini pun kini menjadi insiden terbesar di Nepal dalam tiga dekade terakhir.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2311 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1935 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun