Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Kronologi Pesawat Yeti Airlines Nepal Oleng Hingga Jatuh dan Meledak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pesawat berpenumpang 72 orang milik maskapai Yeti Airlines jatuh di Nepal, Minggu (15/1). Setidaknya 68 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk 15 warga negara asing. Berikut kronologi pesawat Yeti Airlines sempat oleng kemudian jatuh menabrak jurang dan meledak.
Diberitakan AFP, pesawat berjenis ATR 72 ini sebelumnya terbang dari Kathmandu menuju Pokhara. Di tengah perjalanan, pesawat menabrak tebing jurang yang terletak di antara bandara lokal Pokhara dan bandara internasional baru, sesaat sebelum pukul 11.00 waktu setempat.
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat itu oleng sebelum jatuh menabrak jurang dan mengeluarkan dentuman yang sangat keras. Tak lama, helikopter datang untuk melakukan evakuasi.
CNN melaporkan pesawat terakhir melakukan kontak dengan bandara Pokhara sekitar pukul 10.50 waktu setempat, sekitar 18 menit setelah lepas landas. Pesawat kemudian bergerak turun di Ngarai Sungai Seti.
Otoritas penerbangan sipil Nepal melaporkan pihak angkatan darat dan berbagai departemen kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi kecelakaan. Setidaknya 68 penumpang dipastikan tewas akibat kecelakaan tersebut.
Dari total 68 penumpang, 37 orang di antaranya merupakan laki-laki, 25 perempuan, tiga anak-anak, dan tiga bayi.
Lima belas penumpang merupakan warga negara asing dengan rincian lima warga India, empat warga Rusia, dua warga Korea, dan masing-masing satu warga Australia, Argentina, Prancis, dan Irlandia.
Perdana Menteri Nepal, Pushpa Kamal Dahal, pun berbelasungkawa atas kematian 68 orang tersebut.
"[Saya] sangat sedih atas kecelakaan yang menyedihkan dan tragis ini," ujar Dahal, sebagaimana dilansir CNN.
"Saya dengan tulus meminta personel keamanan, semua badan-badan pemerintah Nepal dan publik untuk memulai penyelamatan efektif."
Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan paling mematikan ketiga dalam sejarah negara Himalaya, menurut data Aviation Safety Network.
Sebelum ini, insiden serupa pernah terjadi pada Juli dan September 1992 yang menewaskan lebih banyak orang yakni 113 dan 167 orang. Saat itu kecelakaan melibatkan maskapai Thai Airways dan Pakistan International.
Sebagai negara yang memiliki 14 gunung tertinggi di dunia, Nepal memang tak asing dengan kecelakaan udara.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8467 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5817 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3642 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2470 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar