Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Rusia Bakal Pamer Torpedo Nuklir Poseidon Untuk Pertama Kali
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia disebut bakal memamerkan satu set lengkap torpedo nuklir Poseidon untuk pertama kalinya. Media lokal, Russia Today (RT), melaporkan seorang sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan mengatakan manufaktur pembuat kapal Rusia telah memproduksi satu set lengkap torpedo Poseidon yang bakal diangkut oleh kapal selam nuklir besar Belgorod.
Kapal Belgorod itu akan dipersenjatai "dalam waktu dekat", kata sumber tersebut seperti dikutip RT pada Senin (16/1).
Dia berujar sistem senjata itu telah selesai diuji coba pada berbagai elemennya, termasuk pada sistem propulsi. Sistem propulsi merupakan rangkaian sistem pada kapal yang berfungsi menggerakkan kapal.
Poseidon sendiri memiliki reaktor nuklir untuk menghasilkan propulsi dan membawa hulu ledak nuklir sebagai muatannya. Pengembangan pertamanya pun sudah dimulai sejak 2015.
Sistem ini dirancang sebagai senjata pemusnah massal yang sulit dicegat dan bisa melenyapkan aset strategis angkatan laut seperti pangkalan militer, galangan kapal, dan gugus tempur kapal induk.
Sistem ini juga bisa menimbulkan kerusakan besar pada kota-kota pesisir apabila terjadi perang nuklir besar-besaran. Militer Rusia disebut berencana mengembangkan hingga empat kapal selam nuklir yang dikonfigurasi untuk misi ini.
Kapal selam Belgorod merupakan yang pertama dan telah rampung pada 2019. Kapal ini telah digunakan pada Juli 2022.
Meski begitu, tidak diketahui berapa jumlah set torpedo Poseidon untuk sebuah kapal. Sebagian ahli menilai kapal selam mampu membawa enam set torpedo, namun beberapa lainnya menilai kapal selam mampu membawa delapan set torpedo.
Belgorod sendiri memiliki bobot 30 ribu ton dan panjang 184 meter. Sementara torpedo Poseidon dipercaya memiliki panjang 16 sampai 24 meter.
Torpedo Poseidon diperkirakan dibawa dalam wadah yang terpasang di lambung kapal selam ketimbang tabung internal.
Sistem torpedo nuklir ini sendiri sebetulnya sudah diungkap sejak tahun lalu. Salah satu pejabat senior AS mengatakan bahwa Angkatan Laut Rusia tengah merencanakan uji coba nuklir torpedo dalam beberapa pekan terakhir di bulan November.
Uji coba itu disebut turut menyertakan kapal selam Belgorod. Kala itu, kapal-kapal tersebut tampak meninggalkan area uji coba di Laut Arktik. Kapal juga terlihat kembali ke pelabuhan tanpa melakukan tes.
AS meyakini Rusia kemungkinan mengalami kesulitan teknis saat melakukan uji coba tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4501 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2311 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1932 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1585 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun