Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp600 Juta, Desa Kekeran Mengwi Ajukan Permohonan Bantuan
beritabali/ist/Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp600 Juta, Desa Kekeran Mengwi Ajukan Permohonan Bantuan.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pascakebakaran yang menimpa ruangan rapat di lantai 2 Kantor Desa Kekeran Kecamatan Mengwi, Kamis (19/1) pagi, Perbekel Desa Kekeran, I Nyoman Suarda telah mengajukan surat pelaporan sekaligus permohonan bantuan ke BPBD Badung agar segera dibantu perbaikan ruang rapat tersebut.
“Mudah-mudahan ada stimulasi dana yang bisa diarahkan atau dianggarkan untuk bencana alam seperti ini," jelasnya.
Dirinya menyampaikan, total kerugian akibat musibah tersebut mencapai Rp600 juta, antara lain bangunan fisik dan sarana prasarananya berupa meja, kursi, beberapa AC, kipas angin, proyektor, hingga soundsystem.
Ruang rapat tersebut selain digunakan sebagai tempat bermusyawarah, juga sering digunakan oleh masyarakat sebagai tempat kelas ibu hamil, senam, yoga dan sebagainya.
“Untuk sementara kegiatan-kegiatan tersebut akan dipindah memanfaatkan ruangan lainnya. Di lantai 2 ini, kami ada 8 ruangan, termasuk ruang rapat yang terbakar itu. Syukur ruang arsip berada di sebelah ruang rapat tidak ikut terbakar," paparnya.
Dirinya menjelaskan kronologis singkat terjadinya musibah tersebut, pertama kali diketahui pukul 05.30 WITA ketika dirinya mendengar adanya suara kulkul bulus. Selanjutnya kobaran api sudah terlihat dari jendela ruang rapat di lantai 2 Kantor Desa Kekeran.
“Jam setengah 6 pagi saya dengar suara kulkul bulus. Setelah saya jalan dari rumah, ternyata saya lihat ruang rapat kantor yang terbakar. Api membesar sudah kelihatan dari jendela ruang rapat. Masyarakat sudah ramai, tapi tidak ada yang berani ke atas," paparnya.
Kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan agar api segera dipadamkan. Sementara penyebab dari musibah kebakaran tersebut belum diketahui dengan pasti.
“Dalam waktu 10 menit, dua mobil pemadam kebakaran langsung datang memadamkan api. Kurang dari setengah jam, api sudah padam. Sekarang puing-puing juga sudah dibersihkan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun