Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Tak Masuk Team of the Year FIFA 23
BERITABALI.COM, DUNIA.
Nama Cristiano Ronaldo kian tenggelam seiring penurunan performa dan keputusannya bermain di Liga Arab Saudi bersama Al Nassr. Terkini, dia tak masuk dalam Team of the Year (TOTY) untuk game FIFA 23.
Padahal, Ronaldo diketahui langganan masuk daftar tahunan game besutan EA Sports tersebut. Bahkan, dia sempat jadi cover star dua tahun beruntun pada FIFA 18 dan FIFA 19.
Tanpa Ronaldo, fans di seluruh dunia telah memilih 12 pemain yang masuk ke dalam Team of the Year FIFA 23.
Mereka adalah Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, Thibaut Courtois, Kevin de Bruyne, Karim Benzema, Alisson Becker, Luca Modric, Son Heung-min, Virgil van Dijk, Vinicius Jr, dan Mohamed Salah.
Baca juga:
Cara Ronaldo Jawab Kritik Bos Al Nassr
Semua pemain itu mewakili masing-masing posisi dalam sepak bola, yaitu penyerang, gelandang, bek, dan kiper atau penjaga gawang. Para pemain yang masuk TOTY FIFA 23 nantinya bisa dikumpulkan player untuk membangun skuad terbaik FIFA Mobile.
Bagi yang sudah menginstall FIFA Mobile di gawai, dapat mengumpulkan mata uang berupa TOTY Points dan Tokens dengan menyelesaikan Skill Games dan Match harian.
TOTY Points tersebut kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah di Reward Path, sedangkan TOTY Tokens digunakan untuk memperoleh 98+ OVR TOTY Players.
Di Indonesia, players FIFA Mobile akan dapat mengumpulkan pemain TOTY mereka mulai hari ini, 3 Februari 2023 waktu Asia.
Berikut Team of the Year FIFA 23
-Thibaut Courtois
- Alisson Becker
- Virgil van Dijk
- Luca Modric
- Kevin de Bruyne
- Son Heung-min
- Mohamed Salah
- Lionel Messi
- Kylian Mbappe
- Erling Haaland
-Karim Benzema
- Vinicius Jr
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun