Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Satu Pendulang Tewas Akibat Longsor di Area Freeport Tembagapura Papua
beritabali.com/cnnindonesia.com/Satu Pendulang Tewas Akibat Longsor di Area Freeport Tembagapura Papua
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polres Mimika menemukan satu pendulang berinisial JM meninggal dunia akibat longsor di Area Sagmile 3 Mile 4 PT Freeport Indonesia Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (11/2).
Baca juga:
Dua Kelompok Massa Bentrok, Satu Orang Tewas
Proses pencarian dilakukan setelah Kapolsek Tembagapura mendapat telpon dari rekan kerja korban bahwa di area Mandalika Yard Mile 72 ada dua orang pendulang yang terbawa air akibat longsor dari Mile 74.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan korban JM pun berhasil ditemukan di area Wini (Mile 69).
"Korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan untuk korban yang lain sampai saat ini belum ditemukan dan tim masih melakukan pencarian," kata Benny dalam keterangannya, Minggu (12/2).
Disampaikan Benny, saat ini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura untuk nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.
"Untuk sementara jenazah disemayamkan di Rumah Sakit Tembagapura, menunggu pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," ujarnya.
Sementara itu, untuk satu pendulang lainnya berinsial NK sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
"Untuk 1 korban berinisial NK yang merupakan seorang wanita masih dalam pencarian oleh tim gabungan yang berada di Distrik Tembagapura," ucap Benny.
Sebelumnya, longsor dan banjir melanda kawasan operasional PT Freeport Indonesia yang berada di sekitar Mile 74 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas mengatakan sebanyak 14 karyawan yang sempat tertahan Gedung OB1 dan Gedung Amole Stockpile telah berhasil dievakuasi oleh Tim Underground Mine Rescue (UGMR).
Tony juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor tersebut. Kata dia, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para karyawan.
"Situasi wilayah Tembagapura, khususnya area Pabrik di MP 74 saat ini masih terkontrol dengan baik," ucap Tony.
"(Situasi) belum normal, tetapi terkendali. Saat ini masih proses pembersihan dan pemulihan," sambungnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan