Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Jalan ke Pakudui Gianyar Tertutup Longsor Hingga Kedalaman 25 Meter
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jalan menuju Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar terhadang material longsor berbahan tanah, Rabu (15/2). Akibat kejadian itu, akses masyarakat terganggu. Masyarakat harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
Bencana longsor terparah hingga menggerus setengah lebih badan jalan. kedalaman longsor hingga 25 meter. Lebar longsor mencapai 4 meter sepanjang 10 meter.
Longsor juga menggerus sebagian badan jalan beberapa pekan lalu. Belum sempat disikapi pemerintah, kini malah longsor semakin parah.
“Jika tidak segera ditangani, kami khawatir jebolnya jalan ini akan semakin parah. Meski terbilang jalan kecil, namun menjadi akses ekonomi juga bagi kami di Banjar Pakudui,” ujar seorang warga, Wayan Subrata.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita mengaku jalan tergerus ke jurang. “Kami sudah turunkan anggota ke lokasi tadi pagi. Dan dipastikan tidak ada korban ataupun kerugian material yang diderita warga,” ujarnya.
Sejak longsoran pertama, memang tidak ada lagi pengguna jalan yang berani melintas. “Untuk akses ke Desa Kedisan ataupun ke Desa Sebatu, warga memilih jalan lainnya,” ungkapnya.
Atas musibah ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD yang penanganan lebih lanjut. Terlebih, sebelumnya, sudah ada pengecekan dari dinas PUPR Gianyar ke lokasi.
“Karena longsor kembali terjadi, kami koordinasikan kembali. Tentunya akan ditindaklanjuti segera,” pintanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang