Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Menteri Transportasi Yunani Mundur Buntut Tabrakan Maut Dua Kereta
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Transportasi Yunani Kostas Karamanlis mengundurkan diri beberapa saat setelah insiden tabrakan maut dua kereta di pusat kota Larissa pada Rabu (1/3).
Berdasarkan data terkini, kecelakaan itu menyebabkan 36 orang tewas dan sedikitnya 85 orang luka-luka.
"Ketika sesuatu yang sangat tragis terjadi, kita tidak dapat melanjutkan seolah-olah tidak terjadi apa-apa," kata Karamanlis saat menyampaikan pernyataan publiknya, dikutip dari AFP.
Kecelakaan kereta itu disebutkan menjadi tragedi terburuk di Yunani sepanjang sepuluh tahun terakhir. Dua kereta yang bertabrakan adalah kereta penumpang dan kereta barang.
Dalam kecelakaan itu, dua gerbong hancur dan satu gerbong dilalap api. Selain korban tewas dan luka, masih ada sejumlah orang hilang yang sampai saat ini belum ditemukan.
"Saya belum belum pernah lihat hal seperti ini. Sungguh tragis, lima jam kemudian kami menemukan mayat," kata seorang petugas penyelamat.
Beberapa korban tewas pun ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Korban teridentifikasi lewat potongan tubuh.
Adapun kecelakaan itu terjadi pada rute yang selama bertahun-tahun telah ada peringatan keamanan.
Kereta penumpang yang membawa lebih dari 350 orang itu melakukan perjalanan dari ibu kota Athena ke kota utara Thessaloniki.
Kepala stasiun Larissa yang berusia 59 tahun ditangkap beberapa jam setelah kecelakaan itu dan didakwa melakukan pembunuhan karena kelalaian.
Juru bicara pemerintah Yiannis Economou mengatakan kedua kereta dibiarkan berjalan di jalur yang sama selama beberapa kilometer.
Namun, anggota serikat pekerja kereta api menduga kepala stasiun hanya jadi kambing hitam karena kelemahan keamanan jalur kereta api Athena-Thessaloniki telah diketahui selama bertahun-tahun.
Dalam sebuah surat terbuka di bulan Februari, staf kereta api mengatakan bahwa sistem keselamatan lintasan tidak lengkap dan tidak dirawat dengan baik.
Seorang pengawas keselamatan mengundurkan diri tahun lalu. Ia telah memperingatkan bahwa peningkatan infrastruktur yang tertunda sejak 2016 tidak lengkap dan kecepatan kereta hingga 200 kilometer per jam tidak aman.
"Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," kata Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang