Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Sejak Pagi Menunggu, Penantian Putu Panji Terbayar Saat Dapat Baju dari Jokowi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bahagia bercampur kaget dirasakan oleh I Putu Panji Virgantara seorang siswa SMA Negeri 1 Rendang lantaran menjadi salah satu dari sekian banyak orang karena beruntung mendapatkan baju dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat datang untuk meresmikan fasilitas kawasan Pura Besakih pada Senin (13/3/2023).
Siswa kelas 10 asal Desa Nongan ini mengaku sudah menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Pura Besakih sejak pukul 07.00 WITA bersama teman - temannya.
"Tidak nyangka bisa dapat kaos dari pak presiden, saya posisi berdiri di belakang petugas pengamanan, eh ternyata pas mobil presiden lewat bajunya jatuh di depan saya," ujar siswa asal Desa Nongan, Rendang, Karangasem ini.
Hal senada juga dirasakan oleh I Gusti Ngurah Darmayasa warga banjar Besakih Kangin, ia juga mendapatkan baju yang dilempar oleh ibu Iriana Jokowi.
"Saya kaget, saya kira apa kena hidung, ternyata baju dari ibu Iriana saya tidak nyangka dapet baju dari Presiden," ujarnya.
Ia berharap dengan kedatangan Presiden RI ke Pura Besakih nantinya dapat berpengaruh terhadap Karangasem dan kesejahteraan warga di Besakih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2046 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun