Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Petugas Eliminasi Anjing Selektif di Jalur IB Mantra Pering
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dinas Pertanian Gianyar menggelar eliminasi anjing secara selektif di jalur Jalan Bypass IB Mantra wilayah Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh. Hal itu dilakukan karena adat indikasi penyakit rabies menimpa anjing di wilayah tersebut.
Kepala UPT Keswan Gianyar Sukawati Blahbatuh, Nyoman Arya Darma menyebutkan jalur tersebut menjadi sasaran anjing liar yang mencari sampah. Seperti diketahui, pinggir jalan itu jadi kantong pembuangan sampah oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
“Kami konsentrasi eliminasi di jalur By Pass IB Mantra, karena di jalur ini banyak kantong-kantong sampah liat yang juga tempat pembuangan sampah,” ujar Arya Darma.
Anjing yang mencari makan di kantong sampah itu, diduga berkeliaran masuk ke permukiman warga dekat dengan By Pass. Diakui, proses eliminasi selektif sempat menemukan kendala. Sebab, anjing liar lincah dan lihai menghindari orang.
“Anjing liar ini pintar, saat petugas datang, anjing sudah sembunyi sehingga kesulitan eliminasi. Kami baru dapat eliminasi 4 ekor saja,” jelasnya.
Faktor lain yang menyebabkan kesulitan melakukan eliminasi pada anjing liar di pemukiman, karena anjing tersebut diakui sebagai miliknya. Sehingga Tim eliminasi bekerjasama dengan perangkat desa dan Babinkantibmas dan Babinsa desa setempat.
“Ini agar memudahkan eliminasi di kawasan pemukiman. Karen saat akan eliminasi tiba-tiba diklaim ada yang memiliki, namun dilepas liar,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang