Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Bos Bappebti Buka-Bukaan Soal Kasus Robot Trading Wahyu Kenzo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko mengatakan pihaknya tengah 'menggeber' literasi terkait kripto dan perdagangan berjangka komoditi (PBK) di awal tahun 2023. Sebab menurutnya, setahun belakangan ini banyak masyarakat yang dirugikan.
Bahkan di tahun 2023 ini, masih ada kasus penipuan investasi yang merugikan masyarakat. Didid menyinggung kasus investasi robot trading ATG yang melibatkan 'crazy rich' Surabaya Wahyu Kenzo.
Maka dari itu, pihaknya tengah melakukan sosialisasi yang masif ke berbagai daerah sampai ke pelosok-pelosok dan perguruan tinggi guna memperkuat literasi kripto dan PBK. Tujuannya semata-mata agar masyarakat paham betul apa yang hendak mereka investasikan.
"Intinya adalah ketika akan melakukan investasi, kami selalu ingatkan 2L. Legal dan logis. Tentu dengan berbagai cara-caranya dan upaya-upayanya kira-kira seperti apa," kata Didid kepada wartawan di Ciasem 12 Coffee, Cikini Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2023).
Ia menerangkan ada 3 kategori perdagangan yang diawasi dan ditindak oleh Bappebti. Yang pertama, perdangangan illegal yang menyerupai PBK. Ia mencontohkan dengan menyinggung lagi investasi robot trading.
Yang kedua, PBK namun illegal yakni tidak berizin. Seperti yang berasal dari luar negeri tapi tidak berizin.
Kemudian, PBK yang legal tapi dianalisis berdasarkan unusual transaction. Maka dari itu dilakukan pengawasan terhadap transaksi harian setiap pedagang.
"Kesalahan yang paling banyak adalah ternyata pelanggan itu enggak ngerti tentang PBK. Dan mereka langsung ikut main. Akhirnya katakanlah kalah, mereka mengatakan 'kami ditipu.' Kami melakukan pengawasan, jika memang prosedurnya sudah diikuti itu bukan ditipu, itu memang kalah. Tapi kami memperingatkan si pedagang dan pialang untuk memastikan pelanggan baru itu paham," jelas Didid.
Berkaitan dengan upaya ini, Bappebti juga menangani pengaduan oleh masyarakat serta melayani permintaan informasi. Layanan ini disebut Lini Bappebti.
Didid memaparkan Lini Bappebti sepanjang tahun 2023 ini sudah menerima 46 permintaan informasi. Sementara di tahun 2022 sebanyak 240 permintaan informasi. Ia menyadari bahwa belum banyak yang memanfaatkan layanan ini, maka Bappebti berupaya untuk melakukan pemutakhiran terhadap layanannya itu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2002 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1839 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1366 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1245 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah