Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Seniman Patung Wayan Pugeg Terima Lencana Emas dan Uang Puluhan Juta
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seniman asal Singapadu, Kecamatan Sukawati, I Wayan Pugeg, yang berkiprah puluhan tahun, menerima penghargaan. Saat resepsi HUT Kota Gianyar Pugeg menerima penghargaan seni Parama Satya Budaya.
Pugeg diberikan piagam penghargaan, lencana emas senilai 10 juta rupiah dan uang tunai sebesar 75 juta rupiah. Wayan Pugeg sendiri merupakan seorang seniman multi talenta asal Desa Singapadu Sukawati.
Selain mampu menghasilkan karya-karya seni khusunya patung yang berkualitas tinggi penuh inovasi, dirinya juga lihai dalam seni pertunjukan dan pembuat sarana upakara yang handal.
Diwawancara seusai menerima penghargaan, Wayan Pugeg berharap para generasinya baik anak maupun cucunya mampu meneruskan kiprahnya di bidang seni patung. “Agar dilanjutkan oleh generasi muda,” harapnya.
Dikatakannya bahwa kegiatan mematung atau yang lainnya ia laksanakan untuk memenuhi kebutuhan anaknya. “Saya tidak punya sawah untuk digarap, jadi mematung menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Baca juga:
"Kedaut", Keterpikatan Bawah Sadar Seniman Ngurah Paramartha
Segudang karya dibuat oleh Pugeg selama hidup. Patung yang dibuat berbahan kayu, tulang dan bahan lainnya.
Bahkan, Pugeg ikut ngayah menjadi arsitek di Pura Pengukur-ukuran Gianyar. Saat karya Eka Dasa Rudra, Pugeg ikut membuat bangunan di jaba pura.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 910 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 760 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 579 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 544 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik