Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Warga Korut Uring-Uringan Gegara Wajib Panggil Kim Jong Un 'Ayah'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Anak muda Korea Utara kini wajib menyebut pemimpin tertinggi Kim Jong Un dengan sebutan 'Ayah yang Terhormat' atau 'Respected Father'.
Dilansir Radio Free Asia, warga Korut yang menganggap usia mereka sama atau tak terpaut jauh dengan Kim Jong Un pun enggan memanggil pemimpin Korut dengan sebutan seperti itu.
Diduga Kim berusaha melestarikan kebiasaan pendahulunya yakni sang ayah Kim Jong Il dan kakeknya Kim Il Sung, yang menyandang sebutan tersebut ketika usia mereka sudah cukup tua.
Kewajiban menyebut Kim sebagai 'Respected Father' ini mulanya disebarkan dalam materi pendidikan terbaru di kalangan organisasi-organisasi pemuda dan warga berusia 35 tahun ke bawah.
"Sampai sekarang, pemerintah mengklaim bahwa orang-orang Korea Utara mengagumi dan mematuhi Sekretaris Jenderal (Kim Jong Un) seperti mereka mengikuti dan mematuhi ayah mereka sendiri," kata seorang penduduk provinsi Hamgyong Utara kepada Radio Free Asia.
Ia menambahkan, "Anak muda usia 14-35 tahun sekarang harus menyebut (Kim) sebagai ayah mereka, padahal usianya diperkirakan baru 38 tahun. Meskipun Kim Jong Un seumuran dengan beberapa dari mereka, mereka harus memanggilnya ayah dan itu punya arti politis."
Beberapa sumber menyebut, banyak orang Korut masih menganggap Kim muda dan kurang berpengalaman dibanding dua pendahulunya. Sehingga gelar baru itu terkesan tidak pantas, bahkan mirip seperti pemujaan.
Pendiri Korea Utara Kim Il Sung mulai menggunakan gelar 'Ayah yang Terhormat' pada 1967 ketika ia berusia 55 tahun. Setelah kematian Kim Il Sung, putranya Kim Jong Il mulai menggunakan gelar itu di usia 53 tahun, hingga wafat di tahun 2011.
"Media memuji dia (Kim Jong Un) sebagai pemimpin luar biasa, seorang yang tak kenal takut, yang menyebarkan kekuatan negara kami ke dunia. Sekarang kita memanggilnya Ayah. Hal ini menyebabkan kebencian di kalangan anak muda meningkat," ujar sumber RFA di provinsi utara Ryanggang, Korea Utara.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang