Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Dirancang Jadi Pusat Meditasi, Penglukatan Siwa Melahangge di Desa Suwat Dalam Penataan
beritabali/ist/Dirancang Jadi Pusat Meditasi, Penglukatan Siwa Melahangge di Desa Suwat Dalam Penataan.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Adat Suwat, Kecamatan Gianyar menata pengelukatan Siwa Melahangge untuk menjadi pusat meditasi dan holy water dunia.
Walau terkendala dana, desa adat terus berusaha untuk menata tempat ini agar menjadi tempat yang representatif untuk meditasi dan holy water.
Bendesa Suwat, Ngakan Putu Sudibya menyatakan untuk menjadi pusat meditasi dan holy water yang mendunia saat ini sedang ditata terasering dan akses jalan menuju lokasi penglukatan.
“Nantinya terasering akan dibentuk seperti taman yang diisi dengan berbagai bunga dan pohon yang indah. Akses jalannya juga akan dibuat seindah mungkin dengan patung naga yang panjang di kedua sisinya,” katanya.
Dikatakan penglukatan selain ada pancoran Pitu, Pancoran Durga dan Pancoran Siwa juga akan dilengkapi kolam yang panjang untuk tempat bagi pemedek, pengunjung untuk meditasi di dalam air.
Dikatakan, penglukatan Siwa Melahangge memang sudah ada sejak dulu. Sebelumnya tempat ini adalah tempat suci bagi masyarakat Suwat secara turun temurun. Pengunjung yang datang ke tempat ini akan merasakan aura magis yang luar biasa.
Pendirian patung Siwa di tempat ini tidak terlepas karena petunjuk dari yang di atas dalam hal ini sesuhunan Ida bhatara. Dulunya ditempat ini muncul berbagai senjata suci Dewa Siwa dan berbagai ancangan Dewa Siwa.
Pengelukatan ini diperuntukan untuk semua umat manusia tanpa memandang agama, ras dan sekat sekat lainnya. “Kami meyakini energi kasih Siwa akan memanggil seluruh dunia untuk datang,” tegasnya.
Terkait pendanaan untuk penataan tempat ini bersumber dari dana tiket masuk Siwa Melahangge dan dana Desa Adat yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Bali serta bansos pemerintah Kabupaten Gianyar.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Gianyar, Made Mahayastra karena sudah membantu penataan tempat penglukatan ini,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1427 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 657 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 556 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 527 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung