Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Dirancang Jadi Pusat Meditasi, Penglukatan Siwa Melahangge di Desa Suwat Dalam Penataan
beritabali/ist/Dirancang Jadi Pusat Meditasi, Penglukatan Siwa Melahangge di Desa Suwat Dalam Penataan.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Adat Suwat, Kecamatan Gianyar menata pengelukatan Siwa Melahangge untuk menjadi pusat meditasi dan holy water dunia.
Walau terkendala dana, desa adat terus berusaha untuk menata tempat ini agar menjadi tempat yang representatif untuk meditasi dan holy water.
Bendesa Suwat, Ngakan Putu Sudibya menyatakan untuk menjadi pusat meditasi dan holy water yang mendunia saat ini sedang ditata terasering dan akses jalan menuju lokasi penglukatan.
“Nantinya terasering akan dibentuk seperti taman yang diisi dengan berbagai bunga dan pohon yang indah. Akses jalannya juga akan dibuat seindah mungkin dengan patung naga yang panjang di kedua sisinya,” katanya.
Dikatakan penglukatan selain ada pancoran Pitu, Pancoran Durga dan Pancoran Siwa juga akan dilengkapi kolam yang panjang untuk tempat bagi pemedek, pengunjung untuk meditasi di dalam air.
Dikatakan, penglukatan Siwa Melahangge memang sudah ada sejak dulu. Sebelumnya tempat ini adalah tempat suci bagi masyarakat Suwat secara turun temurun. Pengunjung yang datang ke tempat ini akan merasakan aura magis yang luar biasa.
Pendirian patung Siwa di tempat ini tidak terlepas karena petunjuk dari yang di atas dalam hal ini sesuhunan Ida bhatara. Dulunya ditempat ini muncul berbagai senjata suci Dewa Siwa dan berbagai ancangan Dewa Siwa.
Pengelukatan ini diperuntukan untuk semua umat manusia tanpa memandang agama, ras dan sekat sekat lainnya. “Kami meyakini energi kasih Siwa akan memanggil seluruh dunia untuk datang,” tegasnya.
Terkait pendanaan untuk penataan tempat ini bersumber dari dana tiket masuk Siwa Melahangge dan dana Desa Adat yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Bali serta bansos pemerintah Kabupaten Gianyar.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Gianyar, Made Mahayastra karena sudah membantu penataan tempat penglukatan ini,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik