Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
KRI Teluk Hading 538 Terbakar Saat Operasi Rutin, 119 ABK Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Hading 538 terbakar saat berlayar di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (3/6).
Kapal jenis pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI Angkatan Laut (AL) yang membawa 119 anak buah kapal (ABK) diduga terbakar pukul 14.00 WITA.
"Alhamdulillah kru terlatih sehingga proses penyelamatan berjalan cepat tidak ada korban," ujar Kadispenal TNI AL Laksamana Pertama I Made Wira Hady dalam keterangannya.
Wira menduga penyebab terbakarnya kapal perang tersebut dari ruang mesin. Menurutnya, kapal tersebut sedang menjalankan operasi rutin.
"Saat terjadi insiden kebakaran, kapal berjenis Frosch-I/Type 108 itu sedang dalam menjalankan operasi rutin TNI AL," tuturnya.
Ia mengatakan seluruh personel sudah dievakuasi di TB Bahtera Zalfa. AL juga mengerahkan MV. Golden Ace dan MV. Green Wave dalam posisi standby untuk memberikan bantuan.
"Sejumlah unsur TNI AL turut diterjunkan guna menyelamatkan prajurit KRI Teluk Hading 538," kata dia.
Wira mengatakan sejumlah unsur AL yang diturunkan, di antaranya KRI Escolar-871, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI Sampari-628, KRI Terapang-648 dan KRI Tombak-629.
Terkait kebakaran yang terjadi di ruang mesin, Wira mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, karena asap keluar dari belakang yang cukup tebal," ucapnya.
Ia mengatakan kondisi kapal tersebut layak operasi. Sebab, menurutnya kapal dari Jerman tersebut masih tergolong baik dari sisi usia.
Wira mengatakan kapal yang bermarkas di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta itu berlayar menuju Koarmada Tiga Papua untuk melaksanakan operasi rutin.
"Bergerak dari Jakarta menuju melaksanakan operasi rutin di wilayah kerja Koarmada Tiga. Mau ke Koarmada Tiga ke Papua," ujar Wira.
Wira mengatakan proses pemadaman kebakaran berjalan cepat. Ia juga mengatakan hal tersebut dikarenakan para prajurit sudah terlatih.
"Jadi proses berjalan cepat, hanya 30 menit berhasil dipadamkan," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan