Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
KRI Teluk Hading 538 Terbakar Saat Operasi Rutin, 119 ABK Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Hading 538 terbakar saat berlayar di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (3/6).
Kapal jenis pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI Angkatan Laut (AL) yang membawa 119 anak buah kapal (ABK) diduga terbakar pukul 14.00 WITA.
"Alhamdulillah kru terlatih sehingga proses penyelamatan berjalan cepat tidak ada korban," ujar Kadispenal TNI AL Laksamana Pertama I Made Wira Hady dalam keterangannya.
Wira menduga penyebab terbakarnya kapal perang tersebut dari ruang mesin. Menurutnya, kapal tersebut sedang menjalankan operasi rutin.
"Saat terjadi insiden kebakaran, kapal berjenis Frosch-I/Type 108 itu sedang dalam menjalankan operasi rutin TNI AL," tuturnya.
Ia mengatakan seluruh personel sudah dievakuasi di TB Bahtera Zalfa. AL juga mengerahkan MV. Golden Ace dan MV. Green Wave dalam posisi standby untuk memberikan bantuan.
"Sejumlah unsur TNI AL turut diterjunkan guna menyelamatkan prajurit KRI Teluk Hading 538," kata dia.
Wira mengatakan sejumlah unsur AL yang diturunkan, di antaranya KRI Escolar-871, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI Sampari-628, KRI Terapang-648 dan KRI Tombak-629.
Terkait kebakaran yang terjadi di ruang mesin, Wira mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, karena asap keluar dari belakang yang cukup tebal," ucapnya.
Ia mengatakan kondisi kapal tersebut layak operasi. Sebab, menurutnya kapal dari Jerman tersebut masih tergolong baik dari sisi usia.
Wira mengatakan kapal yang bermarkas di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta itu berlayar menuju Koarmada Tiga Papua untuk melaksanakan operasi rutin.
"Bergerak dari Jakarta menuju melaksanakan operasi rutin di wilayah kerja Koarmada Tiga. Mau ke Koarmada Tiga ke Papua," ujar Wira.
Wira mengatakan proses pemadaman kebakaran berjalan cepat. Ia juga mengatakan hal tersebut dikarenakan para prajurit sudah terlatih.
"Jadi proses berjalan cepat, hanya 30 menit berhasil dipadamkan," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun