Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Heboh Parpol Minta IKN Ditunda, Sri Mulyani Buka Suara
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pembangunan IKN diminta ditunda oleh dua fraksi DPR. Menteri Keuangan, Sri Mulyani buka suara soal permintaan tersebut.
Salah satu permintaan datang dari Demokrat untuk menunda anggaran IKN. Melalui pandangan yang dibacakan Rizki Aulia Rahman Natakusumah selaku anggota DPR dalam Sidang Paripurna Selasa (23/5/2023), disebutkan jika anggaran IKN bukan prioritas dibandingkan dengan kebutuhan untuk stabilitasi harga kebutuhan pokok masyarakat.
Sedangkan PKS meminta pembangunan IKN dihentikan. Anggaran pembangunan seharusnya bisa digunakan untuk memperkuat infrastruktur pertanian, kata anggota DPR, Andi Akmal Pasluddin.
Sementara itu, Sri Mulyani menyatakan pembangunan IKN akan tetap berlanjut tahun depan, karena masuk dalam program prioritas bersama dengan pembangunan proyek prioritas lain.
"Program prioritas juga difokuskan untuk mempercepat transformasi ekonomi, melalui [...] percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk keberlanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN)," kata Sri Mulyani saat rapat paripurna di DPR, Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Untuk meningkatkan kualitas belanja 2024, Sri Mulyani menjelaskan pemerintah akan konsistem untuk melanjutkan penguatan prinsip spending better. Yakni dengan efisiensi belanja kebutuhan dasar dan sejumlah program pendukung program prioritas.
Fokusnya adalah pada peningkatan kualitas dan akses pendidikan. Mulai dari PIP, KIP kuliah, BOS, pemberian beasiswa LPDP, link and match, hingga penguatan kualitas dan akses kesehatan seperti efektivitas JKN, kemandirian farmasi, sistem kesehatan yang handal.
Akan ada pengarahan mendorong hilirisasi SDA dan mendorong efektivitas program perlindungan sosial dan subsidi. Dengan begitu bisa tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata untuk masyarakat.
Tahun 2024 uga menjadi waktu Pemilu dan Pilkada. "Pada sisi lain, Pemerintah juga mendukung agar pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lancar dan kondusif," ungkap Sri Mulyani.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan