Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
16 Warga Rusia Tewas Minum Fermentasi Jus Apel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 16 orang tewas dan puluhan lainnya jatuh sakit usai meminum fermentasi jus apel yang terkontaminasi di wilayah Ulyanovsk, Rusia barat.
"Enam belas orang meninggal karena meminum sari apel yang tercemar," ujar Gubernur Alexei Russkikh, seperti dilansir AFP, Senin (5/6).
Russkikh menambahkan 35 lainnya jatuh sakit dan 19 dari mereka dirawat di klinik di seluruh wilayah.
"Dokter berjuang untuk hidup setiap orang," tambah Russkikh.
Dalam unggahan Telegram sebelumnya, Russkikh mengatakan orang-orang keracunan setelah meminum "Mister Cider" yang diproduksi di wilayah Samara.
"Petugas penegak hukum menyita produk ini di wilayah kami," terang Russkikh.
Otoritas Rusia membuka penyelidikan buntut insiden tersebut.
Media Rusia mengatakan minuman beralkohol itu mengandung metanol yang sangat beracun.
Kasus seperti itu kerap terjadi di Rusia, di mana pengganti alkohol yang murah menjadi masalah yang terus-menerus, terutama di daerah pedesaan dengan standar hidup yang sangat rendah.
Pada 2021, setidaknya 34 orang meninggal akibat meminum minuman keras oplosan yang mengandung metanol, dalam dua insiden terpisah.
Pada 2016, lebih dari 60 orang meninggal di kota Irkutsk di Siberia setelah meminum minyak esensial untuk mandi yang mengandung metanol.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3386 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1745 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 804 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan