Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Rudal Inggris Menggila, Markas Rusia Meledak Dibom Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina dilaporkan menggila dengan rudal buatan Inggris, Storm Shadow. Tentara Kyiv disebut meledakkan markas militer Rusia, yang pernah dikunjungi Presiden Valdimir Putin, di garis depan perang.
Baca juga:
Putin Kerahkan Senjata Nuklir Taktis 7 Juli
Pasukan Ukraina, dalam laporan The Sun Minggu (11/6/2023), menyebut serangan Storm Shadow menghantam pusat rekreasi di Henichesk, Kherson, yang digunakan militer Rusia sebagai basis mereka. Sejumlah foto dirilis di mana Kremlin mengakui satu orang tewas.
Rekaman menunjukkan bangunan itu terbakar dan akibatnya yang merusak. Pangkalan itu ditempatkan secara strategis di dekat Arabat Spit, wilayah yang menghubungkan wilayah Kherson yang diduduki ke semenanjung Krimea.
"Semuanya ditutup sekarang, ada banyak ambulans dan alat pemadam kebakaran," bunyi laporan media lokal.
Hal senada juga dimuat kantor berita Ukraina, Pravda. Serangan disebut untuk 'perdamaian' Ukraina.
"Serangan tepat dilakukan oleh rudal Inggris yang dikirim ke rezim Kyiv untuk 'perdamaian' pada infrastruktur sipil," bunyi laporan itu.
"Mereka menganiaya pejabat tinggi wilayah Kherson dan meneror penduduk, tapi kami tidak menyerah," tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Kherson pro Rusia, Vladimir Saldo, juga membenarkan serangan menggunakan Storm Shadow. Setidaknya ada tiga rudal dikerahkan.
Namun ia membantah hal tersebut digunakan untuk pangkalan militer. Ia berdalih area itu taman bermain.
"Konfirmasi lain dari barbarisme dan ketidakmanusiawian rezim Kyiv yang dikendalikan London," katanya.
"Puing-puing rudal Storm Shadow yang ditujukan ke kamp rekreasi anak-anak Dnepryany. Satu rudal ditembak jatuh tetapi dua berhasil mencapai target mereka," tambahnya lagi.
"Akibatnya, satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka," ujarnya lagi.
Storm Shadow adalah rudal jelajah dengan jangkauan 250 km hingga 560 km. Rudal ini memiliki kemampuan untuk menembus kota-kota di Rusia, seperti Kursk, Belgorod, Voronezh atau Sevastopol, serta sebagian besar Belarusia, termasuk ibu kotanya, Minsk.
Rudal ini senilai US$ 2,5 juta dolar. Ini memiliki hulu ledak tandem seberat 450 kg.
Rusia mengutuk pasokan Storm Shadow Inggris, yang digunakan untuk menyerang sasaran di Ukraina yang dicaplok. Secara terpisah, terungkap pula rekaman pembom Su-24 Ukraina yang menunjukkan pesawat perang membawa rudal jelajah Storm Shadow.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7889 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan